Liputan6.com, Grobogan - Kegiatan press tour yang digelar Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah ke Jakarta mendapat sorotan. Kegiatan kunjungan itu disorot lantaran digelar di tengah gencarnya program penghematan berskala nasional yang digelar oleh pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto.
Rombongan telah berangkat dari Purwodadi pada Selasa malam (25/2/2025) dan tiba di Jakarta pada Rabu siang (26/2/2025).
Advertisement
Baca Juga
Wakil Ketua PWI Grobogan Arif Fajar menyayangkan aksi Diskominfo Grobogan yang dinilai tak mengindahkan Surat Edaran Mendagri tentang efisiensi anggaran tahun 2025. Padahal, beleid tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 terkait efisiensi belanja.
"Ini malah ada dinas yang tidak menaati SE Mendagri yang merupakan tindak lanjut Inpres dengan menggelar kegiatan yang hanya sebatas copy paste kegiatan di tahun sebelumnya," kata dia.
Hal senada diungkap Wakil PWI Grobogan II Zulkifli Fahmi, pemerintah daerah termasuk Diskominfo seharusnya tawaduk dengan apa yang menjadi instruksi dari pusat terkait efisiensi anggaran ini. Apalagi, lanjutnya, Grobogan masih memiliki banyak PR perbaikan infrastruktrur hingga pengentasan kemiskinan.
"Pos anggaran seperti kegiatan press tour, seharusnya bisa dialihkan untuk hal-hal yang mengarah pada kebijakan pro rakyat. Kami yakin, teman-teman jurnalis juga akan memahaminya jika anggaran itu betul-betul dialihkan untuk kegiatan yang pro-rakyat," katanya.
Penjelasan Diskominfo Grobogan
Dihubungi di sela kegiatan di Jakarta, Kepala Diskominfo Kabupaten Grobogan Mundakir Walad menjelaskan lebih memprioritaskan prestour ke Jakarta.
Menurut dia, efisiensi bukan berarti menghentikan semua kegiatan, namun memilah kembali kegiatan yang lebih prioritas dengan memperhatikan arahan dari pemerintah pusat yaitu, efisiensi 50 persen.
"Inilah yang ditempuh kominfo dengan lebih memprioritaskan kegiatan prestour dengan melakukan refokusing di kegiatan yang lain pada Kominfo. Kominfo merasa prestour adalah kegiatan yang sangat penting sehingga lebih diprioritaskan," ungkapnya melalui pesan WhatsApp.
Walad menambahkan, selain ini merupakan even rutin tahunan, juga sebagai sarana sinergi antara pemerintah kabupaten dengan media, maupun sesama awak media dalam mempublish kepada masyarakat berita-berita pembangunan yang telah dilaksanakan Pemkab.
"Selanjutnya efisiensi di tingkat perangkat dearah akan dibahas lebih lanjut dengan TAPD," uraiannya.
Advertisement
