RESENSI Runaway, 90 Menit Menikmati Ketampanan Al Ghazali

Pertama, kita beri pujian karena Maxima Pictures berani memasang Al Ghazali, putra Ahmad Dhani, sebagai bintang utama.

Liputan6.com, Jakarta Satu fenomena di jagad hiburan yang paling kentara tahun ini: banyak artis anyar yang tenar semata-mata awalnya adalah karena orangtuanya artis.

Dibanding mereka yang berjuang dengan mengirim demo rekaman ke label, ikut kasting di berbagai rumah produksi, ikut kontes bakat di TV, atau bahkan mengunggah video ke Youtube, para anak seleb ini tidak perlu bersusah payah jadi artis.

Seseorang memang tak bisa memilih dilahirkan oleh siapa. Namun, anak-anak artis ini tentu beruntung karena ayah atau ibunya tenar. Jalan mereka ke ketenaran otomatis juga lebih gampang. Selain itu, faktor keturunan juga memberi modal tambahan lagi pada mereka: karena ayah atau ibunya artis ganteng atau cantik, umumnya anak-anak artis ini juga berwajah rupawan.

p>Jika diperhatikan, hal begini tampak samar di Barat sana. Fenomena artis yang orangtuanya juga artis tak sebanyak di sini. Kalaupun ada, si artis ini memang sudah terbukti punya kualitas (entah aktingnya bagus atau ia penyanyi bagus). Contoh saja, Liv Tyler (putri pentolan Aerosmith Steven Tyler), Bryce Dallas-Howard (putri sutradara Ron Howard), atau Angelina Jolie (putri aktor Jon Voight). Ketiganya bersinar di Hollywood bukan karena berasal dari ayah yang tenar, tapi karya yang mereka hasilkan.

Jalan terkenal anak-anak artis di sini terutama berawal lantaran ayah atau ibunya tenar serta mereka punya tampang tampan dan jelita seperti orangtuanya. Yang diutamakan di sini bukan kualitas, melainkan sekadar mengenalkan ke publik, "Ini, lho anaknya si Anu, ganteng nggak kalah dari bapak/ibunya, 'kan?"

Publik kita--yang memang dari sananya mendewakan selebriti--segera tersihir. Syahdan, kita pun melihat anak-anak artis di berbagai acara variety show maupun talk show, untuk sekadar jadi bahan bercandaan atau ditanya ini-itu.

Maka, sejatinya, ketika ada sebuah rumah produksi mendapuk seorang anak artis jadi bintang utama film yang mereka buat, hal ini patut dipuji.

Film adalah kerja kolektif yang berisiko. Film tidak bisa dibuat dalam sehari jadi, seperti acara talk show. Ongkos produksinya pun tak murah.

EnamPlus