Terlalu Romantis, 6 Lagu Cinta Ini Justru Bikin Muak

Terlalu sering diputar, beberapa lagu cinta ini membuat pendengar menjadi muak. Apa sajakah itu?

Liputan6.com, Jakarta Valentine's Day telah berlalu. Hari yang dianggap sebagai peringatan hari kasih sayang itu dianggap spesial bagi beberapa orang. Mereka pun merayakannya bersama pasangan.

Namun ada juga yang berpikiran Valentine's Day tak hanya berlangsung tiap 14 Februari saja, tapi setiap hari. Akhirnya, lagu-lagu cinta pun kerap kali mengudara.

Beberapa orang terus menerus mendengarkan lagu cinta yang didendangkan oleh penyanyi ternama. Akhirnya, beberapa lagu ini pun jadi sangat akrab di telinga pecinta musik.

Selain itu, lirik lagunya juga dianggap terlalu romantis hingga terkesan picisan. Ada istilah, apapun yang berlebihan tidak bagus.

Akhirnya, lagu tersebut dianggap memuakkan. Apa sajakah lagu cinta yang sering diputar hingga membuat muak?

Little Things

"Little Things", lagu dari boyband asal Inggris yang rilis 2012 silam ini ternyata memiliki lirik yang membuat penikmat musik muak. Dalam sebuah panel, beberapa pendengar juga menyebutkan, lagu ini juga terlalu sering dipuar hingga menyebabkan kebosanan.

"Little Things" terdengar sebagai lagu romantis dengan pujian kepada pasangan, dibalut nuansa gitar dan balada. Kemampuan vokal personel One Direction, Zayn Malik masih belum hengkang, terdengar sangat jelas. Single dari One Direction ini berhasil mendapatkan Platinum karena terjual satu juta keping.

Secara garis besarnya--jika diartikan dalam bahasa Indonesia--"Little Things" ini menceritakan tentang bagaimana memperlakukan pasangan dengan manis.

Semua tentang pasangan, dari yang jelek hingga baik, menjadi momen paling indah dan manis. Hal itu menjadi alasan untuk terus jatuh cinta kepadanya.

My Heart Will Go On

"My Heart Will Go On" melantun dengan indah, ditambah dengan vokal mumpuni celine Dion. "My Heart Will Go On" dirilis 1997 silam, menjadi lagu yang mendapatkan sebutan sebagai Lagu Sepanjang Masa dan Lagu dengan Penjualan Terbaik di Dunia.

Lagu yang menjadi soundtrack Titanic ini menggambarkan perjalanan panjang seseorang yang tertatih melanjutkan hidup. Hal yang paling berat adalah meninggalkan masa lalu.

 (John Shearer/Wireimage)

EnamPlus