The Dark Tower, Menyelamatkan Dunia dari Penyihir Jahat

Nama besar Stephen King ada di belakang penggarapan film Hollywood The Dark Tower.

Diterbitkan 26 Agustus 2017, 11:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pencinta novel-novel karya Stephen King belakangan ini dibuat gembira. Pasalnya, salah satu karya terpopuler sang penulis, The Dark Tower, telah diadaptasi menjad film Hollywood. Bahkan, film tersebut telah tiba di layar lebar, termasuk Indonesia, pada baru-baru ini.

Kisah The Dark Tower sendiri menyorot anak remaja bernama Jake Chambers (Tom Taylor) yang masuk ke dimensi lain setelah mengalami mimpi yang sama berulang-ulang dan disangka memiliki gangguan mental oleh ibunya. Di sana, ia bertemu dengan Roland Deschain (Idris Elba), penembak jitu yang selalu dilihatnya di dalam mimpi.

 

Roland Deschain berusaha agar seorang pria berpakaian serba hitam (Matthew McConaughey) yang memiliki kekuatan sihir tidak menghancurkan menara gelap. Apabila hancur, maka makhluk-makhluk mengerikan dan mematikan bakal menghancurkan dunia lain tersebut sekaligus Bumi.

Untuk menghindari kehancuran yang tak diharapkan banyak orang, Deschain lalu pergi ke Bumi untuk menyelamatkan menara hitam yang terletak di antara ruang dan waktu. Itulah satu-satunya harapan yang ada untuk menyelamatkan dua dunia yang sedang sekarat.

Seperti apa The Dark Tower secara keseluruhan? Apalagi mengingat ada nama besar Stephen King ada di belakang penggarapan film Hollywood satu ini. Simak selengkapnya berikut ini.

Simak juga video menarik berikut ini:

Tema Fantasi dengan Visualisasi Unik

The Dark Tower memang menyuguhkan sajian panorama visual yang cukup unik dan memanjakan mata. Beberapa adegan laga juga cukup selaras dengan tema petualangan dan fantasi yang diadaptasi dari novelnya meskipun banyak perbedaan yang disajikan.

Di film ini, sutradara asal Denmark, Nikolaj Arcel, bereksperimen dengan berbagai macam konsep. Seperti penggabungan dunia western (koboi) dengan dunia pasca-apokaliptik, memasukkan unsur sihir ke peradaban modern, ras yang bentuknya tak biasa, hingga teknologi yang tak lazim untuk tujuan keji.

Lanjut baca

Beberapa momen yang disajikan dalam film ini memang terbilang cukup mendebarkan meskipun tak banyak. Bagi penonton pria yang menantikan aktris cantik di sebuah film, bakal sangat dimanjakan begitu Claudia Kim dan Katheryn Winnick muncul. Hubungan antara Roland Deschain dan Jake Chambers juga tergolong mengharukan. Terutama dalam klimaks filmnya yang menunjukkan betapa mereka berdua memang layak menjadi partner.

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Fadjriah Nurdiarsih, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan