Alasan Farhat Abbas Laporkan Prabowo soal Hoaks Ratna Sarumpaet

Farhat Abbas menganggap penting laporannya karena Ratna Sarumpaet masuk sebagai tim sukses Prabowo Subianto.

oleh Aditia Saputra diperbarui 04 Okt 2018, 18:30 WIB
Diterbitkan 04 Okt 2018, 18:30 WIB
Farhat Abbas (Liputan6.com/Putu Merta)
Farhat Abbas (Liputan6.com/Putu Merta)

Liputan6.com, Jakarta Pengacara Farhat Abbas melaporkan capres Prabowo Subianto ke polisi. Mantan suami Nia Daniati itu menganggap Prabowo Subianto telah merugikan Presiden Jokowi atas kasus hoaks yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet. 

Selain itu, menurut Farhat Abbas, Prabowo dan teman-temannya telah menggoreng isu hoaks Ratna Sarumpaet dan menjelekkan kubu Presiden Jokowi.

"Kenapa Farhat Abbas melapor, seharusnya sebagai negarawan Pak Prabowo harus bilang kasus hoaks Ratna Sarumpaet ini dengan asas praduga tak bersalah. Tapi beliau malah menggoreng isu ini dan memanas-manasi," ujar Farhat Abbas seperti dikutip dalam sebuah talkshow di TV One, Kamis (4/10/2018) sore.

Bagi Farhat Abbas, apa yang dikatakan oleh Prabowo sudah merugikan masyarakat Indonesia yang telah dibohongi oleh Ratna Sarumpaet. Selain melaporkan Prabowo, Farhat Abbas juga menuntut permintaan maaf.

"Kita menuntut Prabowo minta maaf, meski dia semalam sudah minta maaf," ujar Farhat Abbas.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Berbohong

[Bintang] Farhat Abbas
Sebelumnya, Farhat pernah melaporkan Vicky dengan dugaan penggelapan dan penipuan mobil kliennya bermerk BMW. Dan pada 10 Januari 2018 Farhat melaporkan Vicky terkait kasus pengroyokan dan ancaman kekerasan. (Nurwahyunan/Bintang.com)

Apa yang dilakukan Ratna Sarumpaet dengan berbohong, karena yang bersangkutan merupakan tim sukses Prabowo. Padahal, jika memang kejadian tersebut benar-benar terjadi, kenapa kasusnya sampai dibawa ke politik. 

"Saya melaporkan karena Ratna Sarumpaet tim sukses pak Prabowo. Ini kan sebenarnya kasus penganiayaan. Kenapa sampai harus dibawa ke politik. Itu inti laporan kita karena dia membiarkan nama Pak Jokowi rusak di mata pendukungnya," kata Farhat Abbas.

 


Laporan

Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet saat konferensi pers terkait kasus penganiayaan yang dialaminya, Jakarta, Rabu (3/10). Ratna mengakui tidak ada penganiayaan yang diterimanya seperti kabar yang berkembang beberapa waktu terakhir. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Farhat Abbas pun berharap pihak Kepolisian bisa menangani kasus ini dengan baik. Farhat juga menegaskan laporan ini dibuat atas nama pribadi. 

"Kita berharap laporan kita bisa diproses. Karena saya melaporkan atas nama pribadi. Saya merasa dirugikan karena saya caleg PKB yang mendukung Pak Jokowi," ujarnya.

 


Tanggapan Juru Bicara

Kemeriahan Pawai Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019
Pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menaiki bersama pendukungnya menunjukkan salam dua jari saat mengikuti pawai Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Minggu (23/9). (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Sementara itu, salah satu juru bicara tim pemenangan Prabowo Subianto, Faldo Maldini, di acara yang sama mempersilakan Farhat Abbas untuk melapor. 

"Kita nggak akan lari. Pak Prabowo siap bertanggung jawab dan siap menghadapi proses hukumnya," ujar Faldo Maldini.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya