Bikin Jiwa Bergelora! 5 Lagu Protes Terhadap Ketidakadilan Ini Wajib Kalian Dengar ya!

Sejarah memberikan bukti nyata kepada kita, bahwa ada banyak lagu yang berhasil menjadi api pembakar semangat, yang menggerakkan rakyat untuk melawan ketidakadilan.

Liputan6.com, Jakarta Dalam sebuah aksi massa atau yang kerap kita kenal dengan demonstrasi, pamflet atau spanduk yang dibuat oleh massa di lapangan merupakan simbol dari suara lantang dalam menyuarakan kebenaran. Tetapi, terkadang, se-provokatifnya kita membuat pamflet, tetap akan kalah dengan semangat dari sebuah lagu yang diciptakan untuk melangsukan protes kepada satu pihak.

Terkadang, sebuah lagu dapat lebih meresap ke dalam sanubari dan memantik semangat massa aksi ketimbang kata-kata yang dituangkan ke dalam pamflet yang dibuat. Sejarah memberikan bukti nyata kepada kita, bahwa ada banyak lagu yang berhasil menjadi api pembakar semangat, yang menggerakkan rakyat untuk melawan ketidakadilan.

Bahkan, tidak berlebih jika kita memasukkan lagu-lagu tersebut ke dalam alat bagi “penyambung lidah” rakyat tertindas. Nah, di bawah ini merupakan 5 lagu yang paling poppuler dan mengandung protes kepada ketidakadilan terhadap penguasa!

1. Bob Dylan (The Times they are a-Changing)

Lagu yang juga menjadi judul album Bob Dylan ini dirilis pada tahun 1964. Seperti yang kita ketahui, lagu ini menjadi salah satu lagu protes kepada ketidakadilan yang paling populer dari Bob Dylan.

Ya, memang, pada medio 1960, Bob Dylan merupakan salah satu penyanyi yang menjadi ikon musik perjuagan untuk ketidakadilan. Lagu-lagunya langsung menohok isu-isu politik, seperti hak-hak sipil warga kulit hitam Amerika, anti-perang, anti-militerisme, dan lain-lain.

The Times They Are a-Changin mampu membakar semangat perlawanan dan protes sosial pada medio 1960-an. Lewat liriknya yang tegas dan lugas, kagu ini seolah-olah memiliki tujuan kuat dalam menggerakkan manusia untuk melawan ketidakadilan. Lagu ini juga menjadi bukti bahwa gerakan hak-hak sipil dan proses kreatif musik sangat dekat satu sama lain.

2. U2 (Sunday Bloody Sunday)

Dalam lagu ini, U2 mengenang kejadian tragis pada 30 Januari 1972 yang terjadi di Kota Derry, Irlandia Utara. Kejadian tersebut berawal dari penyerangan yang dilakukan militer Inggris dalam pawai damai kelompok hak sipil di Irlandia Utara.

Pada pawai yang dilakukan secara damai pada saat itu, lebih dari 20 ribu warga Irlandia Utara merasakan kekelaman dari penyerangan tersebut. Aksi damai tersebut direspon oleh militer Inggris dengan sangat brutal. Mereka bahkan mengirimkan pasukan penerjun payung dan tak segan menembaki para demonstran.

Produksi Liputan6.com