6 Lagu Bertema Kritik Sosial Mirip Karya Sukatani Ini Jadi Hits Dunia, Musisinya Dihormati

Di dunia musik internasional, kritik sosial telah diekspresikan melalui sejumlah lagu oleh para musisi dan grup musik yang berani bersuara.

Diperbarui 25 Februari 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Insan musik Tanah Air sekarang sedang dihebohkan oleh lagu "Bayar, Bayar, Bayar" dari grup musik asal Sukatani. Tema lagu yang dianggap mengkritik institusi Polri, membuatnya sempat ditarik dari peredaran di platform musik digital. Sejumlah netizen pun menyayangkan hal ini, dan beberapa dari mereka mengunggah ulang secara tak resmi.

Meskipun mengaku lagu tersebut ditujukan untuk sejumlah 'oknum', bukan institusi keseluruhan, para personel grup musik Sukatani pun sempat legawa ketika lagu baru mereka tersebut tak lagi beredar secara digital. Namun seiring berjalannya waktu, tampaknya keadaan mulai berubah.

Kini lagu tersebut kabarnya diizinkan beredar lagi untuk umum. Bahkan, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengajak grup musik Sukatani sebagai duta Polri dalam upaya memperkuat semangat reformasi institusi kepolisian. Kapolri menyampaikan bahwa Polri terus berupaya memperbaiki diri agar makin profesional, modern, dan terbuka terhadap masukan masyarakat.

"Jika Band Sukatani berkenan, kami akan menjadikannya sebagai juri atau duta Polri guna terus memberikan kritik sebagai bentuk evaluasi dan koreksi terhadap institusi. Ini juga bertujuan memastikan adanya perbaikan berkelanjutan terhadap perilaku oknum polisi yang menyimpang," ungkap Kapolri Listyo Sigit, ditulis Senin (24/2/2025), mengutip Bisnis Liputan6.com.

Bergeser ke dunia musik nasional dan internasional, sebenarnya kritik sosial bahkan hingga pemerintah pun telah diekspresikan oleh para musisi Tanah Air dan dunia. Di Indonesia misalnya. Ada penyanyi Iwan Fals dan Bimbo; serta deretan grup musik seperti Efek Rumah Kaca, dan Slank.

Bahkan di dunia internasional, sejumlah grup musik memiliki karya lagu yang bertema kritik sosial bahkan mengkritik pemerintahan negara mereka sendiri. Beberapa karya mereka bahkan menjadi hits. Para musisinya juga dihormati oleh insan pendengar musik di seluruh dunia.

Lantas, apa saja lagu bertema kritik sosial yang sempat menjadi hits dunia. Siapa saja musisi yang menciptakan dan membawakannya? Berikut deretannya.

1. "Killing in the Name" - Rage Against the Machine

Lagu "Killing in the Name" yang diciptakan dan dibawakan sendiri oleh Rage Against the Machine, band hip hop metal asal Amerika Serikat, menjadi simbol perlawanan terhadap penindasan dan rasisme.

Halaman berikutnya

Lagu ini juga mengecam kekuasaan yang dianggap masyarakat menyalahgunakan otoritas. Liriknya menyoroti ketidakadilan sosial dan kritik terhadap polisi setempat. Meskipun Rage Against the Machine kini sudah tak menelurkan album lagi, namun para personelnya tetap dihormati berkat keberanian mereka menyuarakan aspirasi. Bahkan sang gitaris, Tom Morello, beberapa kali tampil dalam film populer seperti Iron Man dan Dungeons and Dragons: Honor Among Thieves.

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
EnamPlus