China Lanjutkan Proyek Jalur Kereta Terpanjang di Dunia

oleh Johan Fatzry, diperbarui 22 Jul 2017, 12:00 WIB
Diterbitkan 22 Jul 2017 12:00 WIB
Jalur Kerata
Petugas dari ruang kontrol mengawasi suasana jalur kereta bawah tanah Shanghai (11/7). China kembali memperluas jalur kereta bawah tanah yan
Foto 1 dari 8
Jalur Kerata
Petugas dari ruang kontrol mengawasi suasana jalur kereta bawah tanah Shanghai (11/7). China kembali memperluas jalur kereta bawah tanah yang ditargetkan selesai pada 2020. (AFP Photo/Johannes Eisele)
Foto 2 dari 8
Jalur Kerata
Pekerja mengawasi proyek pembangunan Line 14 jalur kereta bawah tanah Shanghai (11/7). Jalur kereta bawah tanah ini melebihi New York-Chicago dengan panjang total 830 kilometer. (AFP Photo/Johannes Eisele)
Foto 3 dari 8
Jalur Kerata
Pekerja menyelesaikan Line 14 jalur kereta bawah tanah Shanghai (11/7). Jalur kereta bawah tanah ini memiliki 14 jalur dan 337 stasiun dengan total panjang jalur 548 kilometer. (AFP Photo/Johannes Eisele)
Foto 4 dari 8
Jalur Kerata
Penumpang menaiki kereta jalur kereta bawah tanah Shanghai (11/7). Jalur kereta bawah tanah Shanghai pertama dibuka pada 1993. (AFP Photo/Johannes Eisele)
Foto 5 dari 8
Jalur Kerata
Calon penumpang berada di stasiun kereta bawah tanah Shanghai (11/7). Pada tahun 2013, Shanghai Metro menempati posisi ketiga dalam jumlah penumpang angkutan cepat di dunia dengan angka 2,5 miliar perjalanan. (AFP Photo/Johannes Eisele)
Foto 6 dari 8
Jalur Kerata
Pekerja menyelesaikan Line 14 jalur kereta bawah tanah Shanghai (11/7). Pada 31 Desember 2014, puncak perjalanan mencapai angka 10,286 juta. (AFP Photo/Johannes Eisele)
Foto 7 dari 8
Jalur Kerata
Pekerja dibantu alat berat menyelesaikan pembangunan Line 14 jalur kereta bawah tanah Shanghai, China (11/7). Pada hari kerja, jumlah perjalanan Shanghai Metro mencapai 8 juta per harinya. (AFP Photo/Johannes Eisele)
Foto 8 dari 8
Jalur Kerata
Pekerja memeriksa pipa proyek Line 14 jalur kereta bawah tanah Shanghai (11/7). (AFP Photo/Johannes Eisele)