Foto 1 dari 7
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4318200/original/091416800_1675903409-Api_Unggun_Pengusir_Dingin_Korban_Gempa_Turki-AP__1_.jpg)
Api Unggun Pengusir Dingin Korban Gempa Turki
Orang-orang menghangatkan diri dengan api di depan gedung-gedung yang hancur akibat gempa dahsyat Turki di Antakya, Turki selatan, Rabu (8/2/2023). Badai musim dingin menambah kesengsaraan dengan membuat banyak jalan, beberapa di antaranya rusak akibat gempa, hampir tidak dapat dilalui, mengakibatkan kemacetan lalu lintas yang membentang berkilo-kilometer di beberapa daerah. (AP Photo/Khalil Hamra)
Foto 2 dari 7
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4318201/original/014843200_1675903413-Api_Unggun_Pengusir_Dingin_Korban_Gempa_Turki-AP__2_.jpg)
Api Unggun Pengusir Dingin Korban Gempa Turki
Seorang perempuan berusaha menghangatkan diri di samping api, di Adiyaman, tenggara Turki, Rabu (8/2/2023). Dinginnya hujan dan salju merupakan risiko baik bagi orang-orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk berlindung di masjid, sekolah atau bahkan halte bus. (AP Photo/Emrah Gurel)
Foto 3 dari 7
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4318202/original/062378000_1675903414-Api_Unggun_Pengusir_Dingin_Korban_Gempa_Turki-AP__3_.jpg)
Api Unggun Pengusir Dingin Korban Gempa Turki
Anggota keluarga menghangatkan diri dengan api di depan rumah mereka yang hancur akibat gempa Turki saat tim penyelamat mencari orang-orang di Elbistan, Turki selatan, Rabu (8/2/2023). Awal Februari memang termasuk dalam periode terdingin dalam setahun di Turki. Tetapi, tahun ini suhu lebih dingin daripada rata-rata, sekitar 5 derajat Celsius di bawah suhu normal pada musim yang sama. (AP Photo/Francisco Seco)
Foto 4 dari 7
Berita Terkait
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4318204/original/086049200_1675903692-Api_Unggun_Pengusir_Dingin_Korban_Gempa_Turki-AP__4_.jpg)
Api Unggun Pengusir Dingin Korban Gempa Turki
Orang-orang menghangatkan diri dengan api saat tim penyelamat mencari korban gempa Tukri di Elbistan, Turki selatan, Rabu (8/2/2023). Nestapa bagi warga Turki dan Suriah diprediksi berlanjut karena gempa susulan masih akan terjadi. Pemerintah pun meminta warga untuk meninggalkan gedung mereka demi keselamatan warga. (AP Photo/Francisco Seco)
Foto 5 dari 7
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4318205/original/001487800_1675903697-Api_Unggun_Pengusir_Dingin_Korban_Gempa_Turki-AP__5_.jpg)
Api Unggun Pengusir Dingin Korban Gempa Turki
Orang-orang menghangatkan diri dengan api di depan gedung-gedung yang hancur akibat gempa dahsyat Turki di Antakya, Turki selatan, Rabu (8/2/2023). Badai musim dingin menambah kesengsaraan dengan membuat banyak jalan, beberapa di antaranya rusak akibat gempa, hampir tidak dapat dilalui, mengakibatkan kemacetan lalu lintas yang membentang berkilo-kilometer di beberapa daerah. (AP Photo/Khalil Hamra)
Foto 6 dari 7
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4318206/original/044329400_1675903702-Api_Unggun_Pengusir_Dingin_Korban_Gempa_Turki-AP__6_.jpg)
Api Unggun Pengusir Dingin Korban Gempa Turki
Orang-orang menghangatkan diri dengan api di depan gedung-gedung yang hancur akibat gempa dahsyat Turki di Antakya, Turki selatan, Rabu (8/2/2023). Dinginnya hujan dan salju merupakan risiko baik bagi orang-orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk berlindung di masjid, sekolah atau bahkan halte bus. (AP Photo/Khalil Hamra)
Foto 7 dari 7
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4318207/original/061299000_1675903705-Api_Unggun_Pengusir_Dingin_Korban_Gempa_Turki-AP__7_.jpg)
Api Unggun Pengusir Dingin Korban Gempa Turki
Sebuah keluarga menghangatkan diri dengan api di depan rumah mereka yang hancur saat tim penyelamat mencari orang-orang di Elbistan, Turki selatan, Rabu (8/2/2023). Nestapa bagi warga Turki dan Suriah diprediksi berlanjut karena gempa susulan masih akan terjadi. Pemerintah pun meminta warga untuk meninggalkan gedung mereka demi keselamatan warga. (AP Photo/Francisco Seco)
More News
Tag Terkait