Liputan6.com, Yogyakarta - Florence Sihombing, terdakwa kasus penghinaan Yogyakarta melalui media sosial Path terancam hukuman 6 tahun penjara. Dia didakwa pasal 28 ayat 2 jo pasal 45 ayat 2 Undang-Undang No 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi dan Elektronik (ITE).
Dakwaan yang dibacakan jaksa RR Rahayu Nur Raharsi di Pengadilan Negeri Yogyakarta menyebut, status yang diunggah Florence menimbulkan kebencian, dan diikuti imbauan agar tidak tinggal di Yogyakarta dan tergolong mencemarkan nama baik.
Perempuan yang kerap disapa Flo itu mengatakan saat ini tengah mencari kuasa hukum untuk menghadapi persidangan berikutnya, yaitu pembacaan eksepsi atau keberatan. Saat sidang dakwaan, dia datang seorang diri dan tak ditemani pengacara.
"Saya sedang mencari penasihat hukum. Dari UGM saya tidak mau beri keterangan terkait itu. Yang jelas pihak fakultas dan Universitas Gadjah Mada masih support dan dukung saya sampai akhir persidangan," kata dia usai persidangan, Rabu (12/11/2014).
Florence pun mengaku hubungannya dengan PKBH UGM masih berjalan baik. Ia membantah kabar terkait hubungannya dengan PKBH UGM terkait kasusnya, tidak berjalan baik.
Florence mengatakan, meski mendapatkan ancaman 6 tahun penjara, masih ingin berada di Yogyakarta. "Masih. Saya masih cinta Yogya," ujar Flo.
Flo mengatakan, menjalani kehidupannya seperti biasanya. Bahkan di sela menunggu keputusan sidang Flo sedang mempersiapkan proses belajarnya di UGM pada semester depan. Ia sibuk menyiapkan materi kuliah yang akan dihadapinya nanti.
Florence juga mengaku kehidupannya kembali seperti semula. Ia merasakan tidak ada lagi teror ataupun tekanan yang pernah dirasakan sebelumnya. (Yus)
Terancam 6 Tahun Bui, Florence Sihombing Bilang Masih Cinta Yogya
Flo itu mengatakan, saat ini tengah mencari kuasa hukum untuk menghadapi persidangan berikutnya,
Diperbarui 12 Nov 2014, 15:36 WIBDiterbitkan 12 Nov 2014, 15:36 WIB
Florence Sihombing yang terjerat kasus penghinaan terhadap Kota Yogyakarta melalui media sosial (medsos) Path.... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
5 Gelandang Terhebat Inggris Sepanjang Sejarah: Ada Legenda Manchester United
Strategi Polri Atasi Lonjakan Kendaraan di Gerbang Tol Selama Arus Balik Lebaran 2025
Antisipasi Kepadatan Arus Balik, Polda Lampung Siapkan 'Delay System' di Pelabuhan Bakauheni
Pasar Tradisional Sepi, Menteri Maman Paparkan Penyebabnya
Alasan Presiden AS Donald Trump Terapkan Tarif Impor
39 Ribu Kendaraan Melintas di Cipali Pada H3 Lebaran 2025
Belanja Perlengkapan Sekolah Usai Lebaran, Ini Tips Agar Pembelianmu Tepat dan Hemat
Imbas Jalur Puncak Bogor Tergenang, One Way Arah Jakarta Lebih Panjang
Chelsea vs Tottenham Hotspur: Dominasi Rekor Pertemuan, The Blues Bakal Jaga Dominasi?
Mudik Usai, Polda Lampung Siaga Amankan Wisata dan Arus Balik Pasca-Lebaran
Gerai di Indonesia Lagi jadi Sorotan, Intip Perjalanan Sang Pendiri Lulu Hypermarket
Kemendagri Tegaskan Komitmen Dukung Kelancaran Pemungutan Suara Ulang Pilkada