Liputan6.com, Jakarta - Rekayasa lalu lintas berupa one way atau satu arah dari Puncak, Bogor menuju Jakarta lebih panjang pada H+3 Lebaran 2025. Hal ini disebabkan arus kendaraan di Jalan Raya Puncak, terganggu akibat badan jalan tergenang air saat diguyur hujan deras. Genangan disinyalir akibat drainase yang tidak berfungsi.
"Hari ini one way ke bawah agak lama karena lalu lintas terhambat genangan air. Ada dua titik lokasi genangan air, yaitu di Pandan Sari dan Simpang Taman Safari Indonesia," ujar KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto, Kamis (3/4/2025).
Advertisement
Baca Juga
Diketahui, Polres Bogor memberlakukan one way dari Puncak mengarah Jakarta sejak pukul 12.00 WIB, setelah sebelumnya diberlakukan one way dari arah sebaliknya selama 4 jam.
Advertisement
Namun, curah hujan yang tinggi selama beberapa jam menyebabkan genangan di ruas jalan utama.
Genangan air ini mengakibatkan arus lalu lintas terhambat, di mana banyak pengendara memperlambat laju kendaraan saat melintasi genangan air.
"Genangan air cukup mengganggu kelancaran one way dari Puncak menuju Jakarta sehingga pengendara memperlambat laju kendaraannya. Namun, alhamdulillah sekitar pukul 19.45 WIB kami kembalikan normal dua arah," kata dia.
Â
Jumlah Kendaraan Melintas
Di sisi lain Adrian menyebut jumlah kendaraan yang melintasi kawasan Puncak pada H+3 Lebaran kurang lebih sekitar 70.000 kendaraan. Namun, jumlah ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan hari kemarin, yang mencapai 126.000 kendaraan.
"Jumlah hari ini masih di bawah dengan data kendaraan hari Rabu kemarin. Hari ini yang masuk ke kawasan Puncak berjumlah 30.000 ribu kendaraan. Sedangkan yang turun sebanyak 38.000 kendaraan," terangnya.
Namun demikian, hingga Kamis malam arus lalu lintas menuju kawasan Puncak masih meriah. Ini terlihat terjadinya kepadatan di simpang Gadog.
"Ya, malam ini masih meriah. Mungkin kepadatan ini terjadi karena imbas one way cukup panjang," pungkasnya.Â
Advertisement
