FOTO: Troli Robot Bantu Tangani Pasien Covid-19

oleh Arny Christika Putri, diperbarui 23 Jun 2022, 14:17 WIB
Diterbitkan 07 Mei 2020, 14:20 WIB
Troli Robot Bantu Tangani Pasien Covid-19
Universitas Lebanon (LU) meluncurkan troli robot untuk membantu para dokter dan perawat dalam mengurangi kontak mereka dengan pasien COVID-19 dan meminimalkan risiko terinfeksi virus tersebut.
Foto 1 dari 5
Troli Robot Bantu Tangani Pasien Covid-19
Perancang robot mengendalikan troli robot melalui ponsel di Rumah Sakit Universitas Rafic Hariri di Beirut, 6 Mei 2020. Universitas Lebanon meluncurkan troli robot yang dirancang mahasiswanya untuk membantu dokter dan perawat dalam mengurangi kontak dengan pasien COVID-19. (Xinhua/Bilal Jawich)
Foto 2 dari 5
Troli Robot Bantu Tangani Pasien Covid-19
Perancang robot mengendalikan troli robot melalui ponsel di Rumah Sakit Universitas Rafic Hariri di Beirut, 6 Mei 2020. Universitas Lebanon meluncurkan troli robot yang dirancang mahasiswanya untuk membantu dokter dan perawat dalam meminimalkan risiko terinfeksi virus COVID-19 (Xinhua/Bilal Jawich)
Foto 3 dari 5
Troli Robot Bantu Tangani Pasien Covid-19
Para perancang robot mengoperasikan troli robot di Rumah Sakit Universitas Rafic Hariri di Beirut, 6 Mei 2020. Universitas Lebanon meluncurkan troli robot yang dirancang mahasiswanya untuk membantu dokter dan perawat dalam mengurangi kontak mereka dengan pasien COVID-19. (Xinhua/Bilal Jawich)
Foto 4 dari 5
Troli Robot Bantu Tangani Pasien Covid-19
Perancang robot mengendalikan troli robot melalui ponsel di Rumah Sakit Universitas Rafic Hariri di Beirut, 6 Mei 2020. Universitas Lebanon meluncurkan troli robot yang dirancang mahasiswanya untuk membantu dokter dan perawat dalam meminimalkan risiko terinfeksi virus COVID-19 (Xinhua/Bilal Jawich)
Foto 5 dari 5
Troli Robot Bantu Tangani Pasien Covid-19
Perancang robot mengendalikan troli robot melalui ponsel di Rumah Sakit Universitas Rafic Hariri di Beirut, 6 Mei 2020. Universitas Lebanon meluncurkan troli robot yang dirancang mahasiswanya untuk membantu dokter dan perawat dalam mengurangi kontak dengan pasien COVID-19. (Xinhua/Bilal Jawich)