Liputan6.com, Jakarta Ketika mengisi bahan bakar kendaraan, penting untuk memastikan bahwa Anda menggunakan bensin yang berkualitas. Namun, tidak semua bensin yang dijual di pasaran adalah bensin asli.
Bensin oplosan, atau bensin yang dicampur dengan zat lain, bisa merusak mesin kendaraan dan berpotensi membahayakan keselamatan Anda.
Advertisement
Lalu, bagaimana cara membedakan bensin asli dan bensin oplosan? Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda coba.
Advertisement
1. Lakukan Uji Penguapan
Salah satu cara paling sederhana untuk membedakan bensin asli dan oplosan adalah dengan melakukan uji penguapan menggunakan jari.
Caranya, celupkan jari Anda ke dalam bensin. Jika bensin tersebut asli, maka ia akan cepat menguap dan tidak meninggalkan jejak lengket di jari Anda. Sebaliknya, jika bensin terasa lengket atau tidak berubah setelah beberapa detik, kemungkinan besar itu adalah bensin oplosan.
Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa bensin asli memiliki sifat mudah menguap, sementara bensin oplosan biasanya dicampur dengan zat lain yang lebih sulit menguap.
2. Warna Bensis
Selain uji penguapan, Anda juga bisa memeriksa warna bensin. Setiap jenis bensin memiliki warna khas yang membedakannya.
Misalnya, bensin premium biasanya berwarna kuning cerah, Pertalite berwarna hijau, Pertamax merah (mirip sirup), dan Pertamax 92 berwarna biru tua.
Jika Anda menemukan bensin dengan warna yang berbeda atau tidak konsisten, ada kemungkinan itu adalah bensin oplosan. Perhatikan warna bensin saat Anda mengisi bahan bakar agar tidak tertipu.
3. Amati Endapan
Selanjutnya, Anda juga bisa mengamati endapan di dasar botol bensin. Bensin asli yang berkualitas tinggi tidak akan meninggalkan endapan, sedangkan bensin oplosan biasanya akan meninggalkan endapan yang menunjukkan adanya pencampuran dengan zat lain. Jika Anda melihat endapan di dasar botol, sebaiknya jangan gunakan bensin tersebut.
4. Uji Koran
Selain itu, Anda bisa melakukan uji dengan koran untuk mengetahui kualitas bensin. Teteskan sedikit bensin ke koran dan perhatikan reaksinya.
Jika tinta koran luntur, itu adalah tanda bahwa bensin tersebut telah dicampur dengan zat lain, seperti minyak tanah, yang dapat merusak tinta. Bensin asli tidak akan menyebabkan tinta luntur, sehingga ini bisa menjadi indikator yang cukup akurat.
Advertisement
Pentingnya Menghindari Bensin Oplosan
Perlu Anda ingat, menggunakan bensin oplosan sangat berbahaya bagi mesin kendaraan Anda. Bensin oplosan dapat menyebabkan kerusakan mesin yang serius dan biaya perbaikan yang mahal. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk selalu membeli bensin dari SPBU resmi yang terpercaya untuk memastikan kualitas dan keamanan bahan bakar yang Anda gunakan.
Dengan melakukan beberapa cara di atas, Anda dapat lebih cermat dalam memilih bensin yang tepat untuk kendaraan Anda. Jangan sampai kendaraan Anda mengalami masalah hanya karena menggunakan bensin yang tidak berkualitas. Pastikan untuk selalu memeriksa dan melakukan uji sederhana sebelum mengisi bahan bakar.
Dengan cara ini, Anda tidak hanya melindungi kendaraan Anda, tetapi juga menjaga keselamatan Anda dan orang lain di jalan. Jadi, selalu ingat untuk memilih bensin yang asli dan berkualitas!
