Liputan6.com, Jakarta - Para Duta Besar Uni Eropa bertemu untuk merumuskan sanksi ekonomi baru terhadap Rusia dengan sasaran sektor keuangan, energi dan pertahanan, terkait aksi Rusia di Ukraina.
Beberapa individu dan lembaga Rusia sudah masuk dalam daftar sanksi Uni Eropa dan seruan untuk tindakan baru ini, menyusul jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 yang dilaporkan ditembak kelompok pemberontak pro-Rusia di Ukraina Timur.
Sanksi yang akan dibahas kemungkinan mencakup pembatasan terhadap bank-bank di Rusia ke pasar Eropa, embargo senjata, dan pembatasan kesepakatan dalam sektor energi. Demikian dilansir BBC, Selasa (29/7/2014).
Para pemimpin Prancis, Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat sudah lebih dulu membahas sanksi ini dalam percakapan telepon Senin 28 Juli 2014.
Pemerintah Washington sudah menyatakan akan menerapkan sanksi sejenis karena tak ada isyarat yang menunjukkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengubah kebijakannya di Ukraina.
"Kami belum melihat strategi dari Putin, dan karena itu AS dan Eropa berniat melakukan langkah tambahan pada pekan ini," ujar Tony Blinken, Penasihat Keamanan Nasional Obama.
Sementara itu satu tim ahli internasional kembali tidak mendapat akses ke lokasi jatuhnya pesawat karena masih maraknya pertarungan antara pasukan pemerintah Ukraina dan pemberontak.
Tim yang mencakup perwira polisi dari Australia dan Belanda itu untuk ketiga kalinya terpaksa membatalkan kunjungan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.
Pesawat Malaysia Airlines MH17 jatuh di atas Ukraina timur saat dalam perjalanan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur dan 298 penumpang serta awak tewas.
Sanksi Eropa terhadap Rusia akan Diperluas
Sanksi kemungkinan mencakup pembatasan bank-bank di Rusia ke pasar Eropa, embargo senjata, dan pembatasan kesepakatan sektor energi.
Diperbarui 29 Jul 2014, 22:39 WIBDiterbitkan 29 Jul 2014, 22:39 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Cegah Pencurian, Polisi Gelar Patroli Rumah Kosong di Jakarta Timur
Rekomendasi Tempat Wisata di Sekitar Jalan Tol Trans Sumatera, Mulai dari Alam hingga Religi
Asalnya Ular Berbisa di Pulau Ular Ilha da Queimada Grande
Selenggarakan Sholat Jumat di Masjid Perusahaan, Apakah Sah? Buya Yahya Menjawab
Tinjau Stasiun hingga Bandara, Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Arus Balik Lebaran 2025
Mengenal Farro, Si Gandum Kuno Kaya Nutrisi yang Dikonsumsi Penganut Diet Slow Aging
Kisah Pilu Nenek Nawasih di Jember Tewas Terbawa Arus Sungai Saat Hendak Menerima Zakat
Cara Bikin Lontong yang Pulen dan Tidak Mudah Keras, Dijamin Anti Gagal
Puasa Syawal 2025 Sampai Kapan? Catat Jadwalnya agar Tidak Terlewat
14.485 Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu Selama Libur Lebaran 2025
Mengenal Barong Ider Bumi, Tradisi Tolak Bala Suku Osing Usai Lebaran
Mengenal Hujan Meteor Lyrid yang Akan Hiasi Langit pada April 2025