Liputan6.com, Jakarta - Partai Gerindra tidak akan menerima tawaran dari Presiden Jokowi bila ada reshuffle atau perombakan kabinet.
"Kalau kami ditawarkan (pos menteri), kami tetap pada posisi oposisi," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/4/2015).
Ia menambahkan, dalam 6 bulan pemerintahan Presiden Joko Widodo, kepuasan masyarakat terhadap pemerintah dinilai semakin menurun. Banyak kebijakan yang menurut Gerindra agak melenceng dari cita-cita saat kampanye Jokowi.
Gerindra, sambung dia, mencatat dua kali presiden menaikkan harga bahan bakar minyak dan 2 kali pula pemerintah menurunkan harga BBM.
Tak hanya itu, dalam rancangan UU APBN 2015, pos untuk subsidi harga BBM dihapus. Padahal menurut dia, Gerindra tidak menyetujui penghapusan pos tersebut karena menjadi jangkar pengaman rakyat. Terutama masyarakat berpenghasilan rendah dalam mendapatkan fasilitas dan perlindungan terhadap harga BBM.
"Ada kecenderungan pemerintah mudah memutuskan suatu keputusan, tapi juga mudah membatalkan atas keputusan yang dimaksud dan ini ada kesan coba-coba dan pengelolaan dan tata kelola yang kurang bagus dalam sistem pemerintahan," ujar Muzani.
Sebab, lanjut dia, semua sektor, politik, usaha dan olahraga seperti Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), perlu dapat kepastian apa dan bagaimana, ada tren seperti itu. Ini kecenderungan yang tidak baik."
Karena itu, menurut Muzani, reshuffle kabinet adalah langkah tepat sebagai jalan keluar dalam meningkatkan kinerja pemerintah.
"Reshuffle (kabinet) jadi jalan keluar dan beberapa kebijakan yang dikeluarkan presiden atas masukan yang disampaikan pembantu-pembantu presiden tidak akurat dan tidak pas dalam melaporkan situasi terkini," pungkas Muzani. (Ant/Ans)
Gerindra: Bila Ditawarkan Pos Menteri, Kami Tetap Oposisi
Namun, menurut Sekjen Gerindra, reshuffle kabinet adalah langkah tepat sebagai jalan keluar dalam meningkatkan kinerja pemerintah.
diperbarui 21 Apr 2015, 03:05 WIBDiterbitkan 21 Apr 2015, 03:05 WIB
Advertisement
Live Streaming
Powered by
Video Pilihan Hari Ini
Video Terkini
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Simak Prediksinya Hari Ini
Komisi IX Minta Pemerintah Waspadai Potensi Peningkatan Penyebaran Virus HMPV
Penulis Tere Liye Adukan Penjualan Buku Bajakan via Lapor Mas Wapres, Sebulan Lebih Belum Ada Juga Ditanggapi
Berbeda dengan PSSI, Shin Tae-yong Memilih Diam Setelah Dipecat dari Timnas Indonesia
IHSG Menghijau saat Bursa Saham Asia Memerah
Singapore Motorshow 2025 Resmi Digelar, Jadi Panggung Mobil Hybrid dan Listrik Terkini
4 Pemain yang Dulu Tersingkir oleh Shin Tae-yong dan Berpotensi Kembali ke Timnas Indonesia di era Patrick Kluivert
Ciri-Ciri Pria Tulus Mencintai yang Perlu Diketahui
Resep Kuah Bakso Aci Simple yang Lezat dan Mudah Dibuat
Potret Sebelum dan Setelah Kebakaran Los Angeles, Kawasan Elite Hangus Terbakar
Carlo Ancelotti: Real Madrid Bertekad Tampil Lebih Baik Lagi saat Final Piala Super Spanyol Melawan Barcelona
Selain Indonesia, 8 Negara Ini Juga Terapkan Program Makan Siang Gratis di Sekolah