Kantor hingga Tempat Ibadah di Mataram Rusak Parah Akibat Gempa Lombok

Gempa berkekuatan 7 SR yang mengguncang Lombok mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah bangunan seperti perkantoran tempat ibadah hingga rumah warga.

oleh Maria Flora diperbarui 08 Agu 2018, 12:56 WIB
Diterbitkan 08 Agu 2018, 12:56 WIB

Patroli, Mataram - Gempa berkekuatan 7 skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah banguna. Mulai dari perkantoran, tempat ibadah hingga rumah warga di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Seperti ditayangkan Patroli Indosiar, Rabu (8/8/2018), meski masih tampak kokoh berdiri, namun berbagai kerusakan tampak di Islamic Center yang menjadi kebanggaan warga setempat.

Gempa berkekuatan 7 SR juga telah merusak termasuk empat menara masjid. Kerusakan juga tampak di berbagai sisi tembok yang menjadi ikon NTB.

Gempa juga merusak sejumlah gedung pemerintahan dan juga berbagai fasilitas sosial, seperti masjid hingga balai desa. Bahkan, Masjid Al Ihsan yang berada di Batu Layar ambruk di bagian menara.

Lebih parah lagi kondisi bangunan di Lombok Utara. Masjid Jabarnur yang memiliki dua lantai ambruk dan rata dengan tanah. Akibatnya, diduga puluhan warga meninggal dunia tertimpa bangunan masjid saat tengah salat Isya berjamaah.

Kini evakuasi korban gempa Lombok masih menjadi fokus utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB. Alat berat dibutuhkan untuk proses evakuasi dan membersihkan puing bangunan.

"Ini akan diperbantukan seperti eskavator, untuk mempercepat evakuasi dan membersihkan puing-puing rumah warga," ujar Kepala BPBD NTB Muhammad Rum.

Gempa juga mengakibatkan ribuan rumah mengalami kerusakan. Data dari BPBD NTB, di kawasan Pusuk hingga Kecamatan Bayan, rumah warga yang hancur mencapai 80 persen. (Muhammad Gustirha Yunas)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya