Jumlah Penumpang Whoosh Diprediksi Capai 20 Ribu pada H-3 Lebaran

Eva memperkirakan peningkatan volume puncak untuk keberangkatan dari Halim menuju Bandung dan sebaliknya akan terjadi mulai tanggal 2 sampai 11 April.

oleh Ika Defianti Diperbarui 29 Mar 2025, 03:44 WIB
Diterbitkan 29 Mar 2025, 03:44 WIB
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyiapkan sebanyak 173.000 tempat duduk Whoosh untuk periode libur panjang mulai dari 24 hingga 29 Januari 2025.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyiapkan sebanyak 173.000 tempat duduk Whoosh untuk periode libur panjang mulai dari 24 hingga 29 Januari 2025. (Dok. KCIC).... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - PT KCIC mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang di seluruh stasiun Whoosh. Peningkatan jumlah penumpang tersebut diprediksi mencapai 18 sampai 20 ribu orang pada Jumat (28/3/2025).

Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa menyatakan angka tersebut meningkat jika dibandingkan hari kemarin yang berkisar di 16 ribu penumpang per hari.

"KCIC memproyeksikan jumlah penumpang Whoosh selama angkutan Lebaran akan meningkat hingga 30 persen, mencapai hingga 24 ribu penumpang per hari," kata Eva dalam keterangan tertulis.

Kata dia, jumlah tersebut sebagai perbandingan, pada hari kerja biasa, jumlah penumpang Whoosh berkisar antara 16-18 ribu per hari, sedangkan pada akhir pekan bisa mencapai 18-21 ribu penumpang.

Eva memperkirakan peningkatan volume puncak untuk keberangkatan dari Halim menuju Bandung dan sebaliknya akan terjadi mulai tanggal 2 sampai 11 April.

"Selama masa angkutan Lebaran, yang berlangsung dari 21 Maret 2025 hingga 11 April 2025 atau H-10 hingga H+10 Lebaran, KCIC mengoperasikan 1.346 KA dengan total kapasitas mencapai 808 ribu tempat duduk," jelas dia.

Sebelumnya, Lebaran 2025 diperkirakan jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025. Baik Muhammadiyah maupun pemerintah memprediksi tanggal yang sama untuk Idul Fitri 1446 H. Sidang Isbat akan menentukan keputusan resmi, dijadwalkan pada 29 atau 30 Ramadan untuk memastikan penetapan 1 Syawal 1446 H.

 

Sidang Isbat

Hal ini memberikan kepastian bagi masyarakat untuk merencanakan mudik dan aktivitas lainnya selama periode libur panjang. Keputusan Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1446 H pada 31 Maret 2025 berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal.

Metode ini menunjukkan ijtimak jelang Syawal terjadi pada 29 Maret 2025 pukul 17:59:51 WIB, dengan hilal yang belum terlihat.

Oleh karena itu, Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari. Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Nomor 1/MLWI.OFF12025 yang diumumkan pada 12 Februari 2025. Pemerintah, melalui sidang isbat, akan mempertimbangkan hasil rukyatul hilal dan hisab untuk penetapan resmi.

 

Infografis

Infografis Aturan Berkendara Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025.
Infografis Aturan Berkendara Saat Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya