Liputan6.com, Jakarta - Dalam episode ini, emosi meluap saat pertemuan di taman yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi ajang konfrontasi dan ketegangan.
Irish menggandeng Tania menuju taman, membuat Tania terkejut sekaligus bahagia melihat taman yang telah dihias dengan cantik. Peralatan barbeque sudah siap, menambah semarak suasana. Tak lama, Will dan Salma tiba membawa banyak makanan dan minuman. Namun, Tania malah meminta Irish untuk mengundang Erwin.
Baca Juga
Ketika Cinta Memanggilmu: Momen Manis dan Kocak Natasha Wilona Cabut Uban Rionaldo Stockhorst di Episode 45
Saksikan Sinetron Cinta di Ujung Sajadah Episode Jumat 28 Februari Pukul 20.05 WIB di SCTV, Simak Sinopsisnya
Saksikan Sinetron Ketika Cinta Memanggilmu Episode Jumat 28 Februari Pukul 18.20 WIB di SCTV, Simak Sinopsisnya
Sementara itu, di rumah sakit, Kinari berdiri di koridor, menatap Argo dengan penuh kesedihan. Ia berdoa agar Argo segera siuman. Guntur, yang melihatnya dari kejauhan, merasa iba.
Advertisement
Ia mendekati Kinari dan mengajaknya pergi makan, mengingatkan bahwa ia belum makan sejak tadi, dan mengkhawatirkan kondisi bayi dalam kandungannya.
Di sisi lain, Will memperhatikan kedekatan Calvin dengan Irish. Ia mendekati Calvin dan bertanya tentang keseriusan hubungannya dengan Irish. Will menegaskan bahwa jika Calvin serius, ia tidak akan keberatan, tetapi jika Calvin hanya bermain-main, ia harus berhadapan dengannya. Calvin menatap Will dengan penuh tantangan.
Kejutan terjadi saat Ayunda tiba-tiba muncul. Wajah Will seketika mengeras. Tania, yang terkejut, langsung marah dan mendekat, berteriak, Kamu! Perusak rumah tangga! Apa yang kamu lakukan di sini?
Berani sekali kamu muncul di rumahku! Tania berusaha menyerang Ayunda, tetapi Ayunda menangkap tangannya dengan tegas dan menatapnya dengan kemarahan yang sama, mengingatkan bahwa rumah ini bukan lagi milik Tania.
Kekacauan terjadi saat semua orang berusaha melerai. Calvin dan Erwin menahan Tania, sementara Will menatap Ayunda dengan marah, memintanya untuk berbicara dengannya. Namun, Ayunda menolak, menyatakan bahwa ia tidak ingin berbicara dengan siapapun, terutama dengan anak yang telah membakar rumahnya.