Liputan6.com, Bandung - Pihak kepolisian memperbolehkan masyarakat menonton secara langsung konvoi atau iring-iringan rombongan para delegasi negara peserta Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat 24 April nanti.
Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengatakan, masyarakat boleh menonton saat perlintasan dan beberapa tempat lainnya dengan syarat tidak mengganggu.
"(Warga Bandung) Boleh (menonton delegasi KAA), yang penting tertib," ucap Jenderal Badrodin saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/4/2015).
Terkait pengamanan KAA, imbuh Badrodin, ia telah menginstruksikan anggota Polri yang bertugas untuk bersikap ramah. Namun tetap menjalankan prosedur tetap atau protap yang telah ditentukan.
Hal tersebut, sambung Badrodin, dimaksudkan agar masyarakat tetap bisa menikmati jalannya KAA namun tidak melanggar peraturan.
"Tentu kita berharap pengamanan itu bisa aman. Tapi kita juga tidak boleh kaku dan kasar. Kalau masyarakat nonton (konvoi delegasi KAA) di pinggir jalan akan diatur dengan baik dan tidak boleh kasar," jelas Badrodin.
"Tapi pada hal tertentu juga kita tidak boleh toleran. Ini yang harus bisa menempatkan diri. Misalnya tadi di Gedung merdeka, kalau tidak ada undangan masuk ini tidak boleh. Kalau ketentuan tidak boleh ya tidak boleh," pungkas Badrodin Haiti. (Ans)
Warga Bandung Boleh Nonton Konvoi Delegasi KAA, Asalkan...
Terkait pengamanan Konferensi Asia-Afrika, Kapolri telah menginstruksikan anggota yang bertugas untuk bersikap ramah.
Diperbarui 22 Apr 2015, 05:03 WIBDiterbitkan 22 Apr 2015, 05:03 WIB
Kawasan Pasar Baru Bandung Dihias Sambut Peringatan ke-60 KAA (Liputan6.com/Okan Firdaus)... Selengkapnya
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Rezeki Seret dan Selalu Susah, Amalkan Surat Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
Rekomendasi Film dan Drama Religi Romantis Indonesia, Cocok Mengisi Waktu di Bulan Ramadhan
Gakkum KLH Serahkan Tersangka Pengelola TPA Ilegal Limo ke Kejari Depok
Arti Inovasi: Pengertian, Jenis, dan Pentingnya dalam Kehidupan Modern
Jaecoo J7 SHS Kebangetan Irit, Terbukti Jakarta-Bali Cukup Satu Tangki
Donald Trump: Inggris Kemungkinan Tak Kena Tarif Impor AS
Suka Duka Beri MPASI, Kapan Anak Bisa Disebut Picky Eater?
Cocok Untuk Buka Puasa, Kenali Ciri-Ciri Kurma Tanpa Gula Tambahan
Kabur ke Ruang Ganti, Alejandro Garnacho Dapat Hukuman Ini dari Pelatih Manchester United
Kasus Dugaan Pencabulan Santri di Cirebon Bertambah, Orang Tua Korban Buka Suara
Mahkamah Agung Tolak Kasasi Terdakwa Korupsi yang Rugikan BUMD Kaltim Rp10,7 Miliar
Dinkes Ungkap Tantangan Terbesar MBG di Jatim