Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi), Ade Komarudin menegaskan, organisasi yang dipimpinnya akan menjadi ormas yang fokus pada pembangunan kemandirian ekonomi bangsa.
Ade yang menjadi Ketua Fraksi Golkar di DPR ini juga mengungkapkan, Soksi adalah ormas yang mendirikan Partai Golkar dan merasa prihatin dengan konflik Golkar yang ada saat ini.
Namun, Ade mengaku, dirinya tidak ingin larut dalam konflik tersebut. Soksi yang dipimpinnya justru ingin berusaha menyatukan kembali Golkar dengan menjadikan Soksi sebagai underbow Golkar yang produktif dalam menciptakan kader mandiri.
"SOKSI itu tempat mengabdi kepada rakyat. Salah satu jalannya, dengan menguatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai kunci mewujudkan kemandirian ekonomi, sebagaimana visi Nawacita Pemerintahan Jokowi-JK," kata Ade melalui siaran persnya, Sabtu (10/10/2015).
Ade Komarudin yang membuka Muyawarah Daerah V di Yogyakarta ini juga menegaskan, organisasinya yang bernafaskan pengabdian yang selalu berusaha membangun kemandirian setiap kadernya.
Ketua bidang UMKM Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun menambahkan, usaha kecil masyarakat berada dalam satu tarikan nafas dengan kemandirian ekonomi dan pengkaderan politik di Soksi.
Ketika membicarakan UMKM, kata dia, yang terbayang dalam benaknya adalah segenap upaya orang-orang yang mau mengerahkan kreativitas untuk menjalankan usaaha yang mereka bangun sendiri bahkan sekaligus pencipta lapangan kerja
"Usaha kecil mandiri sudah bisa membuktikan kepercayaannya pada dunia perbankan, terbukti mampu mengembalikan dalam tingkat yang lebih baik daripada korporasi-korporasi besar maupun konglomerasi," terang Misbakhun.
Menurut dia, di tengah ketidakpastian hukum dan arus liberalisasi ekonomi saat ini, keberadaan pelaku usaha kecil tentus harus dibela kepentingannya. Karena, kata Misbakhun, harus diakui bahwa mereka adalah kunci kemandirian ekonomi.
"Disanalah Soksi membangun para kader-kader yang mandiri dengan penguatan ekonomi mandiri. Kita akan lakukan pendampingan," papar dia.
Selain dihadiri jajaran pengurus SOKSI, tampak hadir pula Dirut BNI, Dirut Perusahaan Pengelola Aset (PPA), dan Direkur Utama Jamkrindo, serta direksi Bank BRI. "Diharapkan kahadiran mereka dapat membantu pengembangan UMKM di Indonesia," tandas Misbakhun. (Dms/Sun)
SOKSI Ingin Wujudkan Nawacita Jokowi
Soksi tidak ingin larut dalam konflik dualisme Golkar. Lebih baik ikut serta mewujudkan visi Nawacita Pemerintahan Jokowi-JK.
Diperbarui 10 Okt 2015, 19:24 WIBDiterbitkan 10 Okt 2015, 19:24 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diperkirakan 6-7 April 2025, Ini Tips Aman Perjalanan Pulang
Kata-Kata Minta Maaf Lebaran Lucu yang Menghibur
Mengapa Rusia Tak Ada Dalam Daftar Negara Terkena Tarif Resiprokal AS?
Cara Membuat Opor Agar Ayam Tidak Matang Terlebih Dahulu Sebelum Bumbunya, Ternyata Mudah
Liburan Lebaran Anti Ramai, Ini Destinasi Wisata Alternatif Menarik
4 Zodiak Wanita yang Membawa Keberuntungan, Ada Kamu?
Potret 6 Anak Artis Berhijab Saat Remaja, Jadi Inspirasi
Mengenang Sejarah Jelang Duel di Piala Asia U-17 2025, Gawang Timnas Indonesia U-17 Dijebol Bintang Terbesar Korea Selatan
Cara Bangkitkan Semangat Kerja Usai Libur Panjang
Tidak Mudik Lebaran, Penjual Kelapa Parut di Gorontalo Raup Untung Besar
Dasco DPR soal Tarif Dagang AS: Kita Harus Melaksanakan Diplomasi Perdagangan dengan Baik
Zara Putri Ridwan Kamil Ternyata Lebaran di Inggris Ketimbang Mudik, Bantu Masak Bacang