Gapura Candi Bentar di Tabanan Ambruk Akibat Gempa Lombok

Selain Candi Bentar, ada sekitar 61 bangunan di tiga kecamatan yang rusak akibat gempa. Kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp 2 miliar.

oleh Maria Flora diperbarui 07 Agu 2018, 15:56 WIB
Diterbitkan 07 Agu 2018, 15:56 WIB

Liputan6.com, Bali - Kondisi gapura Candi Bentar Pura Dalem yang berada di Banjar Gunung Sari Kelod, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, Bali, rusak akibat gempa yang melanda Lombok, NTB.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (7/8/2018), berdasarkan data BPBD Kabupaten Tabanan, selain Candi Bentar, ada sekitar 61 bangunan di tiga kecamatan yang rusak akibat gempa. Kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp 2 miliar.

"Kami sudah mendata, dan ada beberapa daerah yang mengalami kerusakan. Yang rusak kebanyakan itu adalah tempat ibadah punya pribadi," kata Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita.

Senin malam, 7 Agustus hingga Selasa dini hari tadi, dua kapal penumpang tiba di Pelabuhan Benoa Denpasar. Kapal Binaiya milik PT Pelni ini membawa 86 wisatawan yang terdiri dari 31 orang wisatawan asing dan 55 wisatawan lokal.

Sementara, kapal pesiar swasta membawa 200 wisatawan. Cuaca yang kurang bersahabat sempat mengganggu jalannya proses evakuasi.

"Evakuasi ini terkendala cuaca yang kurang mendukung dan transport yang kurang menghambat proses evakuasi," ujar Kepala Cabang Pelni Dadang Rukmana.

Selain itu, tidak adanya dermaga untuk bersandar kapal besar dan padamnya listrik, sempat menyulitkan Tim SAR untuk mengevakuasi para wisatawan. (Rio Audhitama Sihombing) 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya