Polri soal 48 Tahanan Bareskrim Positif Covid-19: Sudah Sehat Semua

Awi Setiyono mengatakan, 48 tahanan Bareskrim Polri yang dinyatakan positif Covid-19 sudah sehat semua.

oleh Yopi Makdori diperbarui 01 Des 2020, 16:24 WIB
Diterbitkan 01 Des 2020, 16:21 WIB
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjenpol Awi Setiyono
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono saat menyampaikan konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Karo Penmas Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, 48 tahanan Bareskrim Polri yang dinyatakan positif Covid-19 sudah sehat semua.

"Perlu saya sampaikan, 48 konfirmasi positif (Covid-19) alhamdulillah sudah kondusif dan sehat semua," kata Awi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Dia menuturkan, para tahanan yang sebelumnya berada di RS Polri Kramat Jati, kini sudah pada menempati selnya di Bareksrim Polri.

"Bahkan, yang diantarkan oleh Bareskrim ke RS Polri berangsur-angsur mulai 19 November sampai 26 November mereka sudah sehat dan telah menempati kembali sel di bawah di Bareskrim," jelas Awi.

Dia menegaskan, sekarang kondisi sudah steril dari Covid-19. "Jadi saat ini semua sudah kondusif dan steril dari Covid-19," kata Awi.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:


Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebelumnya, sebanyak 48 tahanan Bareskrim Polri terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19 karena infeksi virus Corona. Keseluruhannya terbagi dalam kategori pasien bergejala dan tanpa gejala.

"Sesuai laporan Kapusdokkes Polri, hasil Swab dari 170 tahanan Bareskrim yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 48 orang," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Senin (16/11/2020).

Awi menyebut, dari 48 tahanan itu, delapan orang mengalami gejala batuk, demam, pusing, dan flu. Sementara 40 tahanan lainnya masuk dalam kelompok orang tanpa gejala (OTG).

"Delapan orang telah dirawat di RS Polri Kramat Jati," jelas dia.

Sementara itu, lanjut dia, 40 tahanan OTG diisolasi di ruang tahanan terpisah dari yang sehat. Tetap disiplin protokol Covid-19 dilakukan dengan menyediakan masker, tempat mencuci tangan, hand sanitizer, dan pengawasan jaga jarak.

"Memberikan vitamin dan suplemen serta obat-obatan yang dibutuhkan," Awi menandaskan.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya