Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah harus mempersiapkan pengacara yang handal dalam menghadapi gugatan arbitrase PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Pasalnya, jika Newmont dinyatakan menang maka akan berdampak negatif bagi Indonesia.
Ekonom Senior dari Standard Chartered Indonesia, Fauzi Ichsan mengatakan, dampak negatif yang bisa ditimbulkan jika Newmont memenangkan gugatan arbitrase adalah ikutnya perusahaan tambang lain untuk melakukan hal yang sama.
"Dampak akan negatif jika newmont menang, kalau menang, bisa memicu gugatan arbitrase lainya," kata Fauzi seperti yang dikutip di Jakarta, Kamis (24/7/2014).
Fauzi menambahkan, agar pemerintah bisa menang melawan gugatan Newmont, harus disiapkan pengacara yang sudah biasa menghadapi gugatan serupa.
"Opsinya dua, kalau pemerintah yakin bisa menang harus dilawan hukum, dilawan lawyer yang biasa menangani gugatan hukum. Kalau yakin tidak menang pemerintah harus ada kompromi," tuturnya.
Menurut Fauzi, tim ekonomi Presiden Joko Widodo harus berkonsultasi dengan tim ekonomi presiden Susilo Bambang Yudhoyono tentang hal ini.
"Tim ekonomi harus melibatkan pakar hukum, karena masalahnya bukan kebijakan ekonomi, masalahnya apakah ada pelanggaran kontrak yang sifatnya legal bisnis, kita harus lihat track record kita menghadapi arbitrase internasional," pungkasnya. (Pew/Gdn)
Kalah dari Newmont Bisa Berdampak Negatif Bagi RI
Tim ekonomi Presiden Joko Widodo harus berkonsultasi dengan tim ekonomi presiden Susilo Bambang Yudhoyono tentang gugatan Newmont.
Diperbarui 24 Jul 2014, 10:51 WIBDiterbitkan 24 Jul 2014, 10:51 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Cegah Pencurian, Polisi Gelar Patroli Rumah Kosong di Jakarta Timur
Rekomendasi Tempat Wisata di Sekitar Jalan Tol Trans Sumatera, Mulai dari Alam hingga Religi
Asalnya Ular Berbisa di Pulau Ular Ilha da Queimada Grande
Selenggarakan Sholat Jumat di Masjid Perusahaan, Apakah Sah? Buya Yahya Menjawab
Tinjau Stasiun hingga Bandara, Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Arus Balik Lebaran 2025
Mengenal Farro, Si Gandum Kuno Kaya Nutrisi yang Dikonsumsi Penganut Diet Slow Aging
Kisah Pilu Nenek Nawasih di Jember Tewas Terbawa Arus Sungai Saat Hendak Menerima Zakat
Cara Bikin Lontong yang Pulen dan Tidak Mudah Keras, Dijamin Anti Gagal
Puasa Syawal 2025 Sampai Kapan? Catat Jadwalnya agar Tidak Terlewat
14.485 Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu Selama Libur Lebaran 2025
Mengenal Barong Ider Bumi, Tradisi Tolak Bala Suku Osing Usai Lebaran
Mengenal Hujan Meteor Lyrid yang Akan Hiasi Langit pada April 2025