Liputan6.com, Jakarta- Badan Amin Zakat Nasional (Baznas) mengungkapkan, zakat sebagai alat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sangat diperlukan. Namun, penyetoran zakat pada jalannya tidak lancar karena terkendala beberapa hal.
Staf Ahli Bidang Penelitian dan Kerjasama Internasional Basznas, Irfan Syauqi Beik mengatakan terkendalanya zakat karena adanya perbedaan persepsi.
"Pemahaman publik karena zakat kurang. Masyarakat menilai zakat hanya ketika Ramadan. Padahal zakat itu dari pendapatan, setiap kegiatan produktif seperti jual beli atau sewa. Saya lihat persepsi mesti ditingkatkann," kata dia di Jakarta, Kamis (28/8/2014).
Lalu, dia mengatakan zakat juga terkendala karena minimnya keterlibatan negara dalam mendorong penerimaannya. Selama ini zakat hanya diberdayakan melalui sukarela.
"Problem secara institusi untuk kelola zakat kami akui di daerah belum optimal, keterlibatan negara baru secara formal Undang-undang (UU) yang diterbitkan 1999," lanjutnya.
Padahal, penerimaan zakat dapat digunakan untuk pemberdayaan ekonomi melalui sektor-sektor produktif. Tidak hanya itu, penerimaan zakat juga bisa digunakan untuk pendidikan dan kesehatan.
"Pemberdayaan ekonomi dari 40 persen dari total penghimpunan, 60 persen untuk kesehatan dan pendidikan. Bagaimana community development, yaitu melihat dari banyak sisi yaitu ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sosial keagamaan," tuturnya.
Berdasarkan data Baznas, potensi zakat pada tahun lalu mencapai 3,4 persen dari produk domestik bruto (PDB) atau sekitar Rp 200 triliun. Meski demikian, jumlah yang baru terkumpul kurang lebih sekitar Rp 2,7 triliun. (Amd/Ndw)
Penerimaan Zakat Macet Karena Negara Kurang Terlibat
Keterlibatan negara dalam pengelolaan zakat secara formal baru berupa UU yang diterbitkan 1999.
Diperbarui 28 Agu 2014, 15:44 WIBDiterbitkan 28 Agu 2014, 15:44 WIB
Pembagian uang sedekah kepada warga miskin di halaman rumah anggota keluarga mantan Gubernur Sumut Rudolf M Pardede di Medan, Sumut. (Antara)... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 Energi & TambangRamai Warganet Keluhkan Bayar Listrik Naik 2 Kali Lipat
5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Puncak Arus Balik Mulai Terjadi, Lebih dari 50 Ribu Penumpang Kereta Tiba di Jakarta Setiap Hari
Dahsyatnya Pengeboman Israel sampai Terbangkan Tubuh Warga Palestina, Warganet: Ada Hujan Jenazah di Gaza
Museum Zoologi Bogor Rampung Direnovasi, Tampil Lebih Modern Lengkap Setelah 130 Tahun
Menyakitkan, Megawati Hangestri dan Red Sparks Tunda Pesta Juara Pink Spiders
Cara Menghilangkan Tulisan TikTok di Video dengan Mudah dan Cepat
Ciri-Ciri Penyakit Ginjal yang Muncul di Mulut, Gusi Berdarah hingga Sariawan
Kebijakan Tarif Donald Trump, Diharapkan Jadi Momentum Pemerintah Indonesia Kuatkan Aspek Teknologi Digital
Penulis Rich Dad Poor Dad: Keruntuhan Ini Bakal Basmi Aset Palsu, saatnya Beli Bitcoin
Perubahan Suara Selena Gomez, Apa Penyebabnya?
Imbas Tarif Impor AS, Kapitalisasi Pasar Apple hingga Meta Tersungkur
Cara Menghindari Rip Current, Apa yang Harus Dilakukan saat Terjebak di Dalamnya?
Jadwal Sholat Blitar Hari Ini Lengkap Bulan April 2025, Pahami Keutamaan Sholat 5 Waktu