Puncak Arus Balik di Bakauheni, Pemudik Diingatkan Jangan Beli Tiket di Pelabuhan

ASDP telah meningkatkan patroli di pelabuhan dan menerapkan sistem geofencing, sehingga pembelian tiket hanya bisa dilakukan di area resmi melalui Ferizy.

oleh Muhammad Ali Diperbarui 05 Apr 2025, 13:20 WIB
Diterbitkan 05 Apr 2025, 13:20 WIB
Ribuan Kendaraan Pemudik Padati Pelabuhan Merak Banten
Berdasar data Posko Angkutan Lebaran 2025 per H-4 atau 27 Maret 2025 pukul 23.59 WIB, sebanyak 109.764 unit kendaraan, baik roda dua, empat atau lebih telah menyeberang dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung. (Liputan6.com/Herman Zakharia)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry mengimbau para pemudik yang akan kembali ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni agar melakukan reservasi tiket sejak jauh hari, jelang puncak arus balik lebaran 2025.

Adapun, tiket dapat dipesan melalui aplikasi atau website Ferizy, dan memastikan telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan. Di mana puncak arus balik lebaran 2025 diprediksi terjadi pada 4 April 2025 sampai Minggu 6 April 2025.

"Sejak H-10 hingga H+2, total 596.493 penumpang dan 128.575 unit kendaraan telah menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Panjang, dan BBJ Muara Pilu menuju Merak," kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).

Sementara itu, dari arah sebaliknya (Jawa ke Sumatera), tercatat sebanyak 1.016.758 penumpang dan 256.698 unit kendaraan menyeberang melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara.

ASDP menekankan kembali pentingnya pembelian tiket secara mandiri dan resmi. Disebut, jangan membeli di pelabuhan apalagi dari tangan calo.

"Kami tidak pernah bosan mengingatkan agar masyarakat membeli tiket hanya melalui aplikasi Ferizy atau agen resmi. Jangan membeli tiket di pelabuhan apalagi lewat calo," ungkap Heru.

ASDP terus mengedukasi pengguna jasa agar tidak membeli tiket dari calo, yang kerap menjual tiket di atas harga resmi dan bahkan berpotensi merugikan penumpang karena tiket tidak valid.

Untuk mencegah praktik tersebut, ASDP telah meningkatkan patroli di pelabuhan dan menerapkan sistem geofencing, sehingga pembelian tiket hanya bisa dilakukan di area resmi melalui Ferizy.

Penyaringan ketat juga diterapkan di pintu masuk pelabuhan agar hanya penumpang bertiket resmi yang dapat mengakses area keberangkatan.

Adapun, pemesanan tiket kapal ferry dapat dilakukan hingga 60 hari sebelum jadwal keberangkatan.

Antisipasi Cuaca Ekstrem

Di lain sisi, untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di Selat Sunda dan Selat Bali sesuai prakiraan BMKG, kata Herus, ASDP terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan pelayaran.

“Kami mengimbau pengguna jasa agar tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi cuaca," jelas dia.

Sebagai upaya mendukung kelancaran arus balik, ASDP juga kembali menerapkan layanan satu harga (single tarif) dengan potongan tarif 21–36 persen bagi kendaraan penumpang dari Bakauheni ke Merak.

Program ini berlaku mulai 3 April 2025 pukul 20.00 WIB hingga 7 April 2025 pukul 12.00 WIB.

ASDP terus berkomitmen untuk menyediakan layanan penyeberangan yang aman, nyaman, dan modern bagi seluruh pengguna jasa.

 

Infografis

Infografis Puncak Arus Mudik Lebaran 2025.
Infografis Puncak Arus Mudik Lebaran 2025. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya