Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menegaskan bahwa Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) on East Asia 2015 yang berlangsung selama 3 hari di Jakarta bukan sebagai forum untuk membicarakan masalah investasi di Indonesia.
Menurut Rachmat, forum yang menghadirkan para pemimpin perusahaan dari seluruh dunia ini akan dimanfaatkan pemerintah untuk memberikan penjelasan kepada para undangan tersebut terkait visi dan misi pemerintahan saat ini.
"Ini kan bukan forum investasi, tapi pertemuan para pelaku industri. Kami akan jelaskan posisi pemerintah Indonesia sekarang melalui Nawacita menjadi visi misi presiden," ujarnya di Hotel Shangri La, Jakarta, Senin (20/4/2015).
Rachmat mengungkapkan, forum ini menjadi media yang tepat bagi pemerintah untuk mempromosikan Indonesia. Dengan demikian dampak terhadap investasi akan terasa dalam jangka panjang.
"Karena di sini ada 600 peserta dari 1.000 undangan yang disebarkan. Ada banyak top pemimpin perusahaan besar. Di sini kami menjelaskan pemikiran dari pemerintah Indonesia, ke depan bagaimana trade policy kami," lanjutnya.
Sementara itu, mengenai kebijakan pengetatan produk-produk negara lain yang masuk ke Indonesia yang diterapkan oleh Kementerian Perdagangan selama ini, Rachmat menyatakan bahwa hal tersebut dilakukan bukan lantaran Indonesia anti terhadap produk impor.
Melainkan hal ini sebagai bentuk penyaringan terhadap produk yang masuk agar lebih berkualitas.
"Kami tidak proteksi, kebijakan yang kami ambil adalah untuk tingkatkan value dalam negeri. Salah satunya investment harus melindungi pasar dalam negeri dari produk-produk kualitas rendah dari luar. Karena kami ingin konsumsi produk yang kualitasnya bagus," tandasnya. (Dny/Gdn)
Pemerintah Gunakan World Economic Forum Buat Promosi Nawacita
Dari 1.000 undangan yang disebar, ada 600 undangan yang menyatakan hadir dalam World Economic Forum (WEF) on East Asia 2015.
Diperbarui 20 Apr 2015, 11:28 WIBDiterbitkan 20 Apr 2015, 11:28 WIB
Menteri Perdagangan RachmatGobel dengan Senior vice President JICA, Hideaki Domichi dalam rangkaian WEF (Foto: Kementerian Perdagangan).... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
7 Destinasi Wisata di Salatiga Paling Hits, Tak Boleh Dilewatkan
Ramai Pengunjung Selama Libur Lebaran, Objek Wisata di Tangerang Dijaga Ratusan Polisi
Cuitan Gibran Rakabuming Ucapkan Selamat Lebaran Pakai AI dan Tampilkan Monas di Gurun Jadi Sorotan
Resep Rebusan Daun untuk Asam Urat dan Diabetes
167 Ribu Orang Kunjungi Ancol dalam 3 Hari Libur Lebaran 2025
Tarif Donald Trump Bikin Khawatir Pasar Kripto, Begini Prediksinya
Rekomendasi Model Celana Wanita Plus Size, Tampil Lebih Gaya dan Percaya Diri
Berapa Rakaat Sholat Ashar? Pahami Tata Cara Melaksanakannya
Catat, 6 Rekomendasi Tempat Makan di Dekat Pelabuhan Bakauheni
VIDEO: Menjelajahi Ragam Sajian Menu Ikan di Tengah Rimba
10 Ide Aktivitas Libur Lebaran 2025 Low Budget, Seru Tanpa Bikin Dompet Jebol
IHSG Berpotensi Anjlok 3 Persen Imbas Sentimen Perang Dagang