Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy kecewa berat menyusul kegagalan timnya mengalahkan Persebaya Surabaya pada pekan ke-15 Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. Bertanding di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, tuan rumah ditahan imbang 3-3.
Bhayangkara FC sempat unggul 2-0 lewat gol bunuh diri Rishadi Fauzi di menit ke-17 dan Vendry Mofu (34). Persebaya kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 via Osvaldo Haay (39) serta Irfan Jaya (83).
Advertisement
Baca Juga
Enam menit sebelum bubaran, Alsan Sanda membawa Bhayangkara FC kembali memimpin 3-2. Tapi, keunggulan tuan rumah buyar setelah David da Silva mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-88.
"Tadi memang kesalahan bakalan terjadi mau bagaimanapun juga. Cuma karena hasil tadi saya kecewa tapi kesalahan pasti bisa diperbaiki," ujar Simon pada konferensi pers setelah pertandingan.
"Dengan hasil ini saya sedikit kecewa dan anak-anak bakal kembali latihan besok pukul 08.00 WIB," kata pelatih yang membawa Bhayangkara FC juara musim lalu menambahkan.
Â
Â
Tidak Pernah Kalah di Kandang
Meski hanya bermain seri, namun ada catatan positif yang dapat dipetik Bhayangkara FC. Tim berjuluk The Guardian itu memperpanjang rekor tidak pernah kalah di kandang.
Dari delapan partai kandang, Bhayangkara FC tiga kali mendulang kemenangan dan sisanya berujung imbang.
"Memang hasil ini memperpanjang rekor kita tak terkalahkan di kandang. Tapi saya lebih melihat ini kita kehilangan poin di kandang karena kalau dilihat di pertandingan tadi, dengan segala respek kepada Persebaya, gol itu terjadi karena kesalahan kita sendiri, bukan karena apa yang mereka lakukan tapi kesalahan kami sendiri," imbuh Simon.
Advertisement
Kehilangan Poin
Simon tidak terlalu senang timnya menegaskan hegemoni kala bermain di markas. Hanya saja, arsitek asal Skotlandia itu kecewa karena timnya gagal meraih kemenangan.
"Jadi saya melihat hasil ini tadi lebih kepada kehilangan poin daripada kita memperpanjang rekor. Memang kita mendapatkan poin untuk naik lagi ke papan atas, tapi kita lebih melihatnya ke kita kehilangan poin," ujar Simon.