Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersikukuh menggabungkan 2 BUMD di yang bergerak di bisnis air, yakni PDAM dan PAL Jaya menjadi satu perusahaan. Alasannya gubernur yang akrab disapa Ahok ini ingin semua air di Jakarta tidak ada yang terbuang sia-sia.
"Di dalam workshop ini, anda setuju atau tidak, saya tetap akan menggabungkan PDAM dengan PD PAL Jaya," ujar Ahok di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Selasa (6/1/2015).
Ahok ingin pengolahan air di Jakarta bisa seperti Singapura. Di negeri yang tak begitu luas itu, air limbah sudah bisa diolah sendiri hingga tidak harus membeli air dari Malaysia.
"Di Singapura, itu cuma ada satu badan yang mengolah air limbah jadi air bersih," tambah dia.
Penggabungan dua BUMD ini tentu memudahkan perusahaan dalam mengolah dan memberdayakan potensi air di Jakarta. Terlebih, Jakarta dilalui 13 sungai yang hampir tidak pernah kering meski musim kemarau melanda.
"Pemikirannya, kalau PD PAL Jaya untuk (mengolah) air limbah, masa air Sungai Ciliwung enggak bisa diolah menjadi new water sih. Kita kan punya 13 sungai, kalau semua air sungai itu bisa diolah menjadi new water, maka kita akan memiliki pasokan air baku yang banyak," jelas dia.
Setelah penggabungan kedua BUMD itu, Ahok juga meminta keduanya langsung menyusun anggaran untuk membangun sistem pengolahan air terpadu. Pemasangan pipa air bersih ke warga juga harus gratis.
"Tetapi untuk biaya pengolahan air limbah, rumah orang kaya harus bayar lah. Kecuali warga miskin, khususnya (penghuni) di rusun enggak perlu bayar," tutup Ahok. (Dms/Mut)
Tiru Singapura, Ahok Gabungkan PAM dan PAL Jaya
Gubernur DKI Jakarta Ahok bersikukuh menggabungkan dua BUMD, PAM Jaya dan PAL Jaya menjadi satu perusahaan.
Diperbarui 06 Okt 2015, 16:14 WIBDiterbitkan 06 Okt 2015, 16:14 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Sahur di Bawah Matahari Tengah Malam: Begini Tantangan Puasa di Islandia
Memahami Tujuan Diciptakan Manusia: Perspektif Islam dan Kehidupan
3 Resep Ayam Ungkep Bumbu Kalasan, Stok Lauk yang Bikin Masak Jadi Sat Set Saat Ramadan
Melihat Keunikan Rumah Adat Selat Nasik
Kadang Sama Kadang Beda, Ini 3 Metode Penentuan Awal Puasa Ramadhan
PBB Pesimistis Kans Solusi Dua Negara Israel-Palestina Semakin Tipis, Respons Global?
Sempat Niat Puasa Ramadhan tapi Tidak Sahur, Apakah Puasanya Sah? Buya Yahya Menjawab
3.051 Keluarga di 16 Desa Pasuruan Terdampak Banjir
Pesan MUI ke Umat Islam, Ibadah Puasa Harus Berdampak Sosial kepada Sesama
Polda Metro Jaya Pantau Harga Pangan Jelang Ramadhan, Ini Hasilnya
Hari Penegakan Kedaulatan Negara, Ini Sejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta
5 Fenomena Langit Maret 2025, Ada Dua Gerhana