Cerita Probosutedjo Bersama Sahabat Menyelinap ke Israel Saat Umrah

Probosutedjo bersahabat karib dengan ekonom Sri Edi Swasono.

oleh Muhammad Radityo Priyasmoro diperbarui 26 Mar 2018, 11:49 WIB
Diterbitkan 26 Mar 2018, 11:49 WIB
Sri Edi Swasono menuturkan pengalamannya menyelinap ke Israel bersama Probosutedjo
Sri Edi Swasono menuturkan pengalamannya menyelinap ke Israel bersama Probosutedjo

Liputan6.com, Jakarta - Sri Edi Swasono punya kenangan tak terlupakan bersama Probosutedjo. Kala keduanya menunaikan melakukan ibadah umrah, sepasang karib ini sempat menyelundup ke Israel saat berada di Yerusalem.

"Jadi saya sama beliau mengajak pergi ke Masjidil Aqsa, malam-malam dia sama kita nyelundup sampai ke Israel, sampai ke Tel Aviv," kenang dia usai melayat di rumah duka, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (26/3/2018).

Adik Sri Bintang Pamungkas ini mengaku sangat kehilangan sosok Probo. Menurut dia, adik Presiden Soeharto itu adalah seorang sahabat terbaik dari sederet teman lainnya.

"Saya punya banyak teman, tapi beberapa sahabat saja, antara lain Pak Probo, jadi saya merasa kehilangan," tuturnya sedih.

Prof Sri Edi mengatakan sempat menjenguk sahabatnya kala penyakit kanker tiroid Probo semakin ganas.

Pada kesempatan itu, Probosutedjo masih bisa bicara dan mengenali dirinya dengan baik. "Terakhir ketemu itu sebulan lalu, waktu itu masih bicara, masih mengenali masih baik," kata Sri Edi.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Pejuang Ekonomi Pribumi

Probosutedjo
Pengusaha yang juga Adik Presiden Kedua Indonesia Soeharto, Probosutedjo (AP Photo/Erwin Fedriansyiah)

Satu hal yang membekas di hati Sri Edi, almarhum adalah sosok pejuang ekonomi pribumi. Posisinya sebagai pengusaha, dan pemimpin Hipmi pada zamannya sangat menjunjung kesejahteraan kaum pribumi.

"Dia pembela ekonomo pribumi, keberpihakan terhadap itu sangatlah tinggi," dia menjelaskan.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya