Prabowo ke AHY: Masih Panjang Pengabdianmu, Jadi Tenang-Tenang Saja

Prabowo mengungkapkan bahwa AHY merupakan menko termuda di Kabinet Merah Putih. Karena itu, dia menyebut pengabdian AHY masih panjang.

oleh Lizsa Egeham Diperbarui 26 Feb 2025, 06:41 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2025, 05:52 WIB
AHY, Prabowo, dan SBY
Presiden Prabowo Subianto bersama Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Partai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di acara penutupan Kongres VI Partai Demokrat. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan salah satu menteri termuda di Kabinet Merah Putih. Menurut dia, pengabdian AHY masih panjang, sebab umurnya masih muda.

Hal ini disampaikan Prabowo saat menghadiri penutupan Kongres VI Partai Demokrat di Hotel Ritz Carlton Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2025). Prabowo juga berselorah agar AHY tenang-tenang saja.

"Mas AHY memang yang paling muda di Partai Demokrat dan juga Menko termuda di Kabinet Merah Putih. Jadi, Mas AHY masih panjang pengabdiannya. Jadi, tenang-tenang aja," kata Prabowo saat memberikan sambutan.

Dia mengucapkan selamat kepada AHY yang kembali terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2025-2030. Prabowo juga menyampaikan selamat kepada Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terpilih menjadi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.

"Tentunya saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Kongres Partai Demokrat dan selamat atas terpilihnya kembali saudara AHY untuk Partai Demokrat 5 tahun yang akan datang. Juga tentunya terpilih Bapak SBY sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat," ujarnya.

 

Kriteria Ketum Demokrat Menurut Prabowo

Prabowo dan AHY
Presiden Prabowo Subianto bersama Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di acara penutupan Kongres VI Partai Demokrat. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)... Selengkapnya

Prabowo menilai, ada kriteria khusus untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat, yakni harus tinggi. Dia lantas melempar candaan bahwa sudah tepat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

"Nampaknya ada kriteria untuk menjadi Ketua Umum Partai Demokrat harus tinggi. Pak Bahlil sudah bener di Golkar," ucap Prabowo.

Dalam kesempatan ini, Prabowo berterima kasih kepada Partai Demokrat dan partai politik lainnya yang mendukung serta mau berjuang bersama untuk Indonesia. Dia mengajak semua pihak untuk duduk bersama mengatasi masalah Indonesia.

"Kita atasi masalah kalau ada salah pengertian kita duduk dengan baik dan jangan mau dihasut oleh kekuatan-kekuatan asing terlalu lama, terlalu lama. Suku lawan suku, partai lawan partai, padahal partainya sama tujuannya untuk bela rakyat," tutur Prabowo.

Prabowo Tak Maju Pilpres 2029, Jika...

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri penutupan Kongres VI Partai Demokrat di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri penutupan Kongres VI Partai Demokrat di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (25/2/2025). (Foto: YouTube Liputan6 SCTV)... Selengkapnya

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan dirinya tak akan maju pemilihan presiden (Pilpres) 2029 apabila prestasinya saat tahun keempat menjadi presiden mengecewakan.

Dia mengaku malu maju Pilpres kembali jika tak mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

"Saya katakan kalau tahun ke 4 saya mengabdi dan saya kecewa dengan prestasi saya, saya tidak akan maju tahun 2029," kata Prabowo saat menghadiri penutupan Kongres VI Partai Demokrat di Hotel Ritz Carlton Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2025).

"Saya malu sama rakyat Indonesia, untuk apa? Kalau tidak mampu lebih baik saya hormat," sambungnya.

Prabowo mengaku heran para kader Partai Gerindra memintanya untuk kembali maju pada Pilpres 2029. Padahal, saat itu Prabowo baru 100 hari memimpin Indonesia.

"Saya kemarin dicalon oleh partai saya (Gerindra) untuk maju lagi 2029. Nakal-nakal itu baru 100 hari kerja udah disuruh nyapres," ujarnya.

 

Prabowo Siap Dikritik

Prabowo dan Gibran Hadiri Penutupan Kongres VI Partai Demokrat, Disambut SBY-AHY
Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka menghadiri penutupan Kongres VI Partai Demokrat. Kedatangan keduanya disambut langsung Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto: Youtube Partai Demokrat)... Selengkapnya

Dia menekankan semua pihak harus bekerja dengan berorientasi pada masyarakat. Prabowo pun mempersilakan masyarakat mengkritiknya apabila dirinya tak setia kepada Indonesia.

"Saya katakan di sini, begitu saudara merasakan, begitu saudara melihat tanda-tanda Prabowo Subianto tidak setia kepada rakyat Indonesia, pada saat itulah saudara koreksi saya," tutur Prabowo.   

Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Kongres VI Partai Demokrat di Hotel Ritz Carlton Pasific Place Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2025). Prabowo hadir bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Prabowo dan Gibran tiba di lokasi pukul 19.20 WIB. Kedatangan Prabowo dan Gibran disambut langsung oleh Presiden keenam RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di depan pintu lift.

Kehadiran Prabowo dan Gibran disambut meriah para kader Partai Demokrat. Prabowo lalu menyalami beberapa kader Partai Demokrat yang hadir serta tamu undangan yang terdiri dari ketua umum partai politik dan anggota kabinet Merah Putih.

Prabowo dan Gibran duduk di satu baris di depan. Prabowo duduk di sebelah SBY, sedangkan Gibran di sebalah AHY.

Infografis Presiden Prabowo Luncurkan Danantara.
Infografis Presiden Prabowo Luncurkan Danantara. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya