TNI Temukan Ladang Ganja Seluas Setengah Hektare di Papua

Di ladang ganja tersebut terdapat 204 batang pohon ganja dengan tinggi berkisar 1,5 meter sampai 2 meter.

oleh Muhammad Ali Diperbarui 29 Mar 2025, 06:41 WIB
Diterbitkan 29 Mar 2025, 06:41 WIB
Ilustrasi Ganja
Ilustrasi ganja. (dok. Unsplash.com/@mrbrodeur)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Personel TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 512/QY Koops Swasembada berhasil menemukan ladang ganja seluas setengah hektare di Kampung Mersibil, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Kamis (27/3/2025).

Penemuan ladang ganja tersebut ketika petugas tengah melakukan patroli kawasan tersebut.

Dinas Penerangan TNI menjelaskan bahwa di ladang tersebut terdapat 204 batang pohon ganja dengan tinggi berkisar 1,5 meter sampai 2 meter. Tumbuhan ganja tersebut diperkirakan berusia 5 sampai 6 bulan.

"Belum diketahui siapa pemilik lahan tersebut. Saat ini barang bukti sudah diamankan dan selanjutnya akan diserahkan ke Polres Pegunungan Bintang," kata Pangkoops Swasembada Mayjen TNI Novi Rubadi, dikutip dari Antara, Jumat (28/3/2025). 

Mayjen TNI Novi mengapresiasi satgas yang menemukan ladang ganja tersebut.

Ia menilai penemuan salah satu jenis narkotika itu dapat membantu pemerintah menyelamatkan anak bangsa dari konsumsi ganja. Hal ini selaras dengan salah satu tugas dari Koops Swasembada untuk mencegah adanya kegiatan ilegal di wilayah perbatasan RI-PNG.

"Mari kita bersama-sama untuk terus menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah perbatasan RI-PNG," kata Mayjen TNI Novi.

Promosi 1

Ladang Ganja di Area Gunung Bromo

Kemenhut Bantah Pembatasan Penggunaan Drone di TN Bromo Tengger Semeru demi Tutupi Keberadaan Ladang Ganja
Penemuan ladang ganja di kawasan dekat Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru. (dok. Biro Humas KLHK)... Selengkapnya

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyatakan, lokasi ladang ganja yang ditemukan beberapa waktu lalu berada di luar jalur wisata Gunung Bromo dan pendakian Gunung Semeru.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, ladang ganja yang ditemukan berada di sisi timur kawasan TNBTS.

"Lokasi temuan tanaman ganja tidak berada di jalur Bromo maupun Semeru, tapi berada di sisi timur kawasan TNBTS," kata Rudi di Kota Malang, Jawa Timur, dikutip dari Antara, Rabu (19/3/2025).

Dia menjelaskan, pada rentang 18-21 September 2024, petugas Balai Besar TNBTS, Polres Lumajang, TNI dan Perangkat Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang menemukan ladang tanaman ganja.

"Lokasi tersebut berada di area Blok Pusung Duwur Resort Pengelolaan Taman Nasional Wilayah Seduro dan Gucialit yang masuk ke dalam wilayah kerja Seksi Pengelolaan TN Wilayah III," terang Rudi.

Dia menegaskan, secara administratif lokasi itu berada di Kecamatan Senduro dan Gucialit, Kabupaten Lumajang.

"Area penemuan tanaman ganja terbilang sangat tersembunyi, karena terletak di kawasan yang tertutup semak belukar yang sangat lebat dengan jenis vegetasi kirinyu, genggeng, dan anakan akasia, serta berada di kemiringan yang curam," ucap Rudi.

"Oleh karena itu, jarak antara penemuan ladang ganja yang berada di sisi timur kawasan TNBTS dengan jalur wisata Gunung Bromo dan jalur pendakian Gunung Semeru juga terbilang jauh," sambung dia.

Infografis

Infografis Malaysia Legalkan Ganja untuk Medis. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Malaysia Legalkan Ganja untuk Medis. (Liputan6.com/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya