15 Ribu Orang Diprediksi Datang ke Jakarta Pasca Libur Lebaran, Rano Karno: Kecil Itu

Bang Doel ini ingin agar mereka atau para pendatang ini harus mempunyai skill atau keahlian.

oleh Tim News Diperbarui 04 Apr 2025, 16:45 WIB
Diterbitkan 04 Apr 2025, 16:45 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno.
Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno. (Dok. Istimewa)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta memprediksi akan ada 15.000 jiwa pendatang baru yang tiba di Jakarta. Jumlah ini terhitung pasca libur lebaran 2025.

Meski begitu, jumlah itu dikatakan Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno merupakan hal yang kecil. Karena, Pemerintah Provinsi (Pemprov) mempersilahkan mereka untuk datang ke Jakarta.

"Kecil itu, sebetulnya pak gubernur udah bicara kepada masyarakat yang mau datang ke Jakarta silahkan. Kita enggak akan ada operasi justicia. Karena Jakarta ini milik bersama," kata Rano Karno kepada wartawan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (4/4).

Meski begitu, pria akrab disapa Bang Doel ini ingin agar mereka atau para pendatang ini harus mempunyai skill atau keahlian.

"Tapi memang saran kita, harus punya keterampilan, harus punya skill. Karena kalau kosong-kosong saja nanti akan bersaing dengan masyarakat Jakarta," ujarnya.

"Sebetulnya memang, diamati dari tahun 2018, yang namanya operasi justicia sudah tidak ada di Jakarta. Karena Jakarta sekarang ini orang berpikir menyumplek ke sini. Tapi sebetulnya masyarakat yang lain lebih banyak juga ada di sekitar wilayah," sambungnya.

 

Tinggal di Wilayah Penyanggah

Doel mengungkapkan, mereka yang mencari nafkah di Jakarta, bukan berarti tinggal di Jakarta. Melainkan di wilayah penyanggah seperti Depok, Tangerang dan Bekasi.

"Karena Jakarta ini orang berfikir akan nyumplek di sini. Tapi sebetulnya masyarakat yang lain lebih banyak juga ada di sekitar wilayah misal Tangerang, Bekasi, Depok. Mungkin kerjanya di Jakarta," ungkapnya.

"Tapi hampir rata-rata mereka tinggalnya, bahasanya agak di pinggir. Karena apa? Tentu kalau Jakarta-kan sewanya lebih mahal dari pada di pinggir. Itu yang terjadi. Karena itu tentu setiap kunjungan akan kita data. Data itu bukan untuk melarang, supaya kita hitung berapa jumlahnya," sambungnya.

Oleh karenanya, ia menegaskan, jumlah pendatang tersebut bukan sesuatu yang besar dan hanya hal kecil baginya.

"Makanya tadi ada bilang 15.000. Kalau 15.000 itu kecil sekali. Sangat kecil sekali. Mungkin bisa di atas. Prediksi kita di atas 50 ribuan," pungkasnya.

 

Jakarta Buka Diri

Sebelumnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jakarta akan membuka diri dengan kehadiran pendatang yang bakal merantau.

Kepala Dukcapil Jakarta Budi Awaluddin memprediksi, jumlah pendatang baru yang akan tiba di Jakarta setelah libur lebaran mencapai 15.000 jiwa.

“Untuk tahun 2025, pendatang baru diprediksi sekitar 10.000 sampai 15.000 jiwa,” kata Budi, Rabu (2/4).

Sumber: Nur Habibie/Merdeka.com

Infografis 5 Destinasi Wisata Super Prioritas
Pemerintah telah menetapkan 5 Destinasi Super Prioritas, antara lain Borobudur, Likupang, Danau Toba, Mandalika, dan Labuan Bajo. (Dok: Tim Grafis/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya