Taman Nasional Alas Purwo Jadi Tempat Rukyatul Hilal di Banyuwangi

Rukyatul Hilal atau pemantauan tanggal 1 Ramadan 1446 di Kabupaten Banyuwangi, bakal dilakukan di pantai Pancur kawasan Taman Nasional Alas Purwo.

oleh Hermawan Arifianto Diperbarui 27 Feb 2025, 13:11 WIB
Diterbitkan 27 Feb 2025, 13:00 WIB
Pantai Pancur Kawasan Taman Nasional Alas Purwo, yang ,menjadi lokasi rukyatul hilal  penetapan 1 ramadan di Kabupaten Banyuwangi (Istimewa)
Pantai Pancur Kawasan Taman Nasional Alas Purwo, yang ,menjadi lokasi rukyatul hilal penetapan 1 ramadan di Kabupaten Banyuwangi (Istimewa)... Selengkapnya

Liputan6.com, Banyuwangi - Rukyatul Hilal atau pemantauan tanggal 1 Ramadan 1446 di Kabupaten Banyuwangi, bakal dilakukan di pantai Pancur kawasan Taman Nasional Alas Purwo. “Pantai Pancru Tegaldelimo dipilih sebagai lokasi rukyatul hilal karena posisi hilal terletak di sebelah selatan. Terlebih letaknya yang strategis sehingga mudah untuk dijangkau untuk pemantauan rukyatul hilal,”ujar Ketua Pengurus Cabang Lembaga Flakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Banyuwangi, Gufron Mustofa, Kamis (27/2/2025).

Pemantauan hilal dilakukan di 125 titik seluruh Indonesia dan salah satunya di Pantau Pancur Banyuwangi. Rukyatul hilal akan dilakukan oleh Tim Badan Hisab dan Rukyat (BHR) yang terdiri dari Kantor Kementerian Agama Banyuwangi, Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Banyuwangi, Kantor Uurusan Agama, Pengadilan Negeri Banyuwangi sebagai hakim dan beberapa penggiat falakiyah yang terdiri dari ustad , santri  dan para mahasiswa.

Pantai Pancur memang terkenal dengan pantai pasir putihnya yang eksotis di pesisir selatan Banyuwangi. Destinasi Hidden Gem yang bersembunyi di lebatnya hutan Taman Nasional Alas Purwo ini, sudah menjadi langganan sebagai lokasi pemantauan hilal. Sementara itu untuk pelaksanaan rukyatul hilal kata Ghufron akan dilaksanakan pada hari Jumat (28/2/2025) mulai pukul 16.00 WIB. “Sedangkan Kementerian Agama RI menggelar sidang isbat rukayatul hilal pada Jumat (28/2/2025) pukul 19.00 WIB, dan untuk pelaksanaan rukyatul hilal pusatnya berbeda di salah satu kota yang berada di Provinsi Aceh,” paparnya.

Ghufron memrediksikan awal Ramadan atau puasa tahun ini akan berbarengan antara NU dan Muhammadiyah. Meski begitu, dirinya mengimbau kepada seluruh umat islam di Banyuwangi, agar menunggu hasil sidang isbat dari pemerintah pusat dalam hal ini pengumumam dari Kementerian Agama. “Ada baiknya hasilnya menunggu sidang isbat dan diumumkan oleh Menteri Agama,” pungkasnya.

Infografis tradisi bersih-bersih sambut Ramadan
Infografis Sejumlah daerah memiliki tradisi 'bersih-bersih diri' dengan cara mandi menyambut Ramadan (dok. Liputan6.com/Tri Yasni)... Selengkapnya

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya