Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Padang Sudah Mulai Puasa Ramadan 1446 Hijriah

Tarekat Naqsabandiyah menghitung awal waktu Ramadan, dengan melihat bulan yang dilakukan sejak bulan Rajab dan Sya'ban, kemudian juga menggunakan Metode Hisab Munjid.

oleh Novia Harlina Diperbarui 27 Feb 2025, 21:17 WIB
Diterbitkan 27 Feb 2025, 21:15 WIB
Ilustrasi puasa, Ramadan, Islami
Ilustrasi puasa, Ramadan, Islami. (Photo by Ahmed Aqtai: https://www.pexels.com/photo/photo-of-ramadan-light-on-top-of-table-2233416/)... Selengkapnya

Liputan6.com, Padang - Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat sudah mulai puasa Ramadan 2025 atau 1446 Hijriah pada hari ini Kamis (27/2/2025).

Tarekat Naqsabandiyah menghitung awal waktu Ramadan, dengan melihat bulan yang dilakukan sejak bulan Rajab dan Sya'ban, kemudian juga menggunakan Metode Hisab Munjid.

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Padang sudah mulai melaksanakan tarawih pada Rabu (26/2/2025) malam di Surau Baru Kecamatan Pauh. Tarekat ini tidak memiliki perbedaan dengan tarekat lain dalam pelaksanaan ibadah tarawih.

Salat Tarawih tetap dilaksanakan dengan 23 rakaat dan 12 kali salam, serta salat Idul Fitri dengan 12 kali takbir.

Imam Surau Baru, Zahar mengatakan jemaah Tarekat Naqsabandiyah akan melaksanakan ibadah puasa selama 30 hari penuh.

“Iya sudah mulai puasa, tadi malam sudah tarawih,” jelasnya, Kamis (27/2/2025).

Selain itu, Tarekat Naqsabandiyah dari tahun ke tahun juga melaksanakan tradisi suluk. Suluk merupakan kegiatan berdiam diri di dalam masjid dengan melakukan ibadah sebanyak-banyaknya.

"Tradisi ini dilakukan selama 40 hari dalam masjid, mulai dari sebelum Ramadan hingga Idul Fitri nanti," jelasnya.

 

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya