Liputan6.com, Jakarta Jangan lewatkan Istri Kedua malam ini. Luna gemetar mengingat kisah masa lalunya. Angga rupanya sejak tadi diam-diam memperhatikan Luna. Angga langsung menjawab benar kalung itu mirip yang dulu dia berikan ke Luna.
Makin penasaran, Istri Kedua selanjutnaya? Dalam perjalanan pulang, Zidan tertidur di kursi belakang sambil memegangi kalung pemberian dari Angga yang terpasang di lehernya. Luna menoleh ke belakang sambil tersenyum.
Di rumah. Untuk menghibur dan menenangkan hati Shakila, Arsa berencana mengajak Shakila jalan-jalan keliling halaman sambil cari udara segar. Saat mereka baru sampai di teras, Luna, Zidan dan Angga pulang.
Advertisement
Baca Juga
Saat Angga sudah pulang, Arsa dengan emosi langsung narik Luna masuk ke kamarnya. Shakila dan Zidan yang masih ada di sana kaget. Zidan ketakutan dan minta Shakila bantuin mamanya. Shakila jadi serba salah.
Bagaimana Istri Kedua selanjutnya?
Mencoba Melunak
Di dalam kamar. Arsa langsung konfrontasi Luna dengan menuduh Luna sengaja mau bikin nama dia jelek di mata Zidan dan Angga. Luna awalnya mencoba melunak dan berusaha tenangkan suaminya itu.
Shakila yang dibantu suster Wina sampai di depan kamar Arsa. Shakila awalnya langsung mau masuk dan marahi Arsa. Tapi pas dia mau masuk, di saat yang sama Arsa dapat telepon dari anak buahnya.
Advertisement
Semakin Bersalah
Sementara itu Zidan tampak sedang memunguti kalungnya yang jatuh tadi. Dia sedih banget melihat kalung itu sekarang kondisinya tercerai berai. Luna kemudian keluar dan melihat Zidan.
Shakila rupanya melihat, hatinya langsung teriris mendengar kata-kata Zidan. Sontak dia langsung jadi terbawa haru. Dia merasa semakin bersalah karena sudah membawa Luna masuk ke dalam rumah tangganya.
Semua Lega
Shakila jadi stres yang akhirnya bikin kondisinya jadi drop. Keringat dingin seketika mengucur deras di sekujur tubuhnya. Suster Wina yang ada disebelahnya langsung panik dan buru-buru membawa Shakila.
Untunglah tak lama kemudian Dokter Ryan sampai di rumah Shakila. Dokter Ryan langsung melakukan penanganan ke Shakila sampai sakit di tubuh Shakila berangsur-angsur hilang. Semua lega dan mengucapkan syukur.
Advertisement