Liputan6.com, Jakarta Cut Syifa sedang bahagia. Pasalnya, sinetron terbarunya, Cinta di Ujung Sajadah yang diadaptasi dari novel laris berjudul sama karya Asma Nadia, mendapat rating dan share menjulang di fase awal penayangan.
Dalam sinetron SCTV ini, Cut Syifa memerankan Rindu yang menghadapi ujian hidup beragam dari trauma karena nyaris jadi korban pelecehan seksual hingga fitnahan orang yang bahkan tak dikenalnya.
Baca Juga
Selain Cut Syifa, Cinta Di Ujung Sajadah diperkuat performa Zikri Daulay, Achmad Megantara, Tsania Marwa, hingga aktris senior Minati Atmanegara. Rindu tokoh protagonis dalam sinetron ini.
Advertisement
“Setiap karakter itu punya tantangan tersendiri walaupun terlihatnya dia sedih, sedih juga. Tapi setiap karakter punya alasan sendiri kenapa dia sampai di titik itu. Traumatisnya karena apa, sedihnya karena apa,” katanya.
Perjuangan Rindu Mempertahankan Hak Asuh Anak
Melansir video wawancara di kanal YouTube SCTV, Jumat (28/2/2025), Cut Syifa menyebut tokoh Rindu sangat menantang. Kerap menghadapi ujian hidup yang membuat hatinya sedih, Cut Syifa tak boleh menyajikan kesedihan yang gitu-gitu aja.
“Justru itu menjadi pengalaman dan tantangan buat aku pribadi. Bagaimana memerankannya supaya tidak monoton sedihnya. Cukup berbeda karena ini pertama kalinya aku mendapat peran seperti ini. Berbeda dari judul-judul sebelumnya,” urai Cut Syifa.
Advertisement
Perempuan yang Tegar dan Kuat
“Karakternya perempuan yang tegar dan kuat, ujian hidupnya banyak sekali. Dari sebelum menikah sampai akhirnya menikah. Dia sangat memprioritaskan keluarganya, sangat sayang keluarganya,” Cut Syifa menyambung.
Cinta di Ujung Sajadah kali pertama mengudara di layar kaca Satu Untuk Semua pada 26 Februari 2025 pukul 20.05 WIB. Baru tayang, perjalanan hidup dan kisah cinta Rindu seketika meremas hati pemirsa.
Rindu dan Trauma Masa Lalu
Bagi Cut Syifa, kisah Rindu bukan hanya drama layar kaca. Ada banyak hikmah yang bisa ditarik olehnya maupun pemirsa di rumah. Ketika hidup tersasa sudah baik-baik saja, bukan tidak mungkin ujian dari masa lalu datang menerpa. Karenanya dibutuhkan hati sekuat baja.
“(Rindu) sempat punya trauma di masa lalu karena hampir dilecehkan sama laki-laki yang tidak bertanggung jawab tapi, akhirnya bertemu Fauzan dan disembuhkan luka itu. Dia (mencoba) membangun masa depan yang baru sama Fauzan,” pungkas Cut Syifa.
Cinta di Ujung Sajadah menawarkan tontonan menghibur sekaligus menyentuh hati. Tak hanya menyajikan kisah cinta, tapi juga mengangkat tema penting seperti perjuangan seorang ibu, kesalahpahaman, dan pentingnya komunikasi dalam hubungan.
Advertisement
