Tim Squash Malaysia Ingin Pertahankan Emas di Asian Games 2018

Tim squash Malaysia diperkuat salah satu atlet putri terbaik Low Wee Hern di Asian Games 2018.

oleh Defri Saefullah diperbarui 07 Agu 2018, 07:00 WIB
Diterbitkan 07 Agu 2018, 07:00 WIB
Low Wee Hern
Salah satu atlet squash andalan Malaysia, Low Wee Hern (kiri) ingin mempertahankan emas di Asian Games (MANAN VATSYAYANA / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Tim squash Malaysia ingin mempertahankan medali emas yang direbut pada 2014 lalu di Asian Games 2018. Tekad itu sangat mungkin direalisasikan mengingat kekuatan tim squash Malaysia yang begitu merata.

Salah satu kekuatan tim squash Malaysia di Asian Games 2018 terletak pada atlet putri mereka, Low Wee Wern. Baru-baru ini, dia memboyong tiga gelar dalam beberapa kejuaraan squash berbeda.

Belum lama, atlet squash 28 tahun itu memenangkan turnamen Australia Open. Dia mengalahkan Atlet Squash Mesir, Hana Ramadan 11-6, 11-9, 10-12 di final yang berlangsung di Melbourne.

Sebelumnya, dia juga memenangkan Malaysia dan Tasmania Open. Saat ini, dia dalam jalur 16 pertandingan tanpa kekalahan.

"Target saya sekarang membantu tim untuk mempertahankan medali emas di Asian Games nanti," kata Wee Wern seperti dikutip The Star.

 

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Persiapan

Asian Games 2018
Ketua PB PSI Alfitra Salamm saat foto bersama para juara test event Road to Asian Games Squash Indonesia, Sabtu (16/9/2017). (Bola.com/Erwin Snaz)

Saat ini, Wee Wern akan menikmati istirahat sebentar sebelum melanjutkan persiapan dengan tim Squash Malaysia. Tim akan dipimpin Nicol David.

Selain itu, Tim Squash Malaysia juga diperkuat S Sivasangari dan Aifa Azman. Penampilan Wee Wern belakangan ini juga mengundang decak kagum.

Apalagi bulan lalu, dia baru saja pulih dari cedera lutut yang membuatnya tidak tampil 20 bulan. Karena prestasinya, rankingnya di dunia juga naik drastis.


Melonjak

Semula dia berada di peringkat ke-254 dunia. Namun karena prestasinya, dia kini melesat ke peringkat 70.

"Tiga kemenangan dari tiga turnamen, tak ada yang lebih baik dari itu. Ini sesuatu yang harus diingat. Ini membuat kerja keras selama 20 bulan terbayar," katanya.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya