Liputan6.com, Jakarta - Penyerapan anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hingga September 2015 tercatat masih rendah. Hingga saat ini, penyerapan anggaran di kementerian tersebut baru mencapai 34,10 persen.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan, rendahnya penyerapan ini dikarenakan penggunaan sistem elektronik katalog (e-katalog) dalam pengadaan kementerian.
‎"Hingga september 2015, realisasi penyerapan 34,10 persen. Adapun rendahnya karena adanya lelang yang dilakukan pembelajaan melalui e-katalog," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (15/9/2015).
Menurut dia, dalam sistem e-katalog, anggaran yang dikeluarkan dalam pembelian jasa dan barang tidak dikeluarkan sebelum semua prosesnya selesai. Pemenang tender baru dibayar setelah jasa atau barang yang dilelang telah siap dan tersedia.
"Dengan menggunakan e-katalog memang menghapuskan sistem uang muka dalam sistem lelang biasa. Biasanya kita ada uang muka 20 persen, sedangkan dengan sistem e-katalog kita tidak ada penarikan uang muka dari suplayer tersebut," tandasnya.
Sekedar informasi, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015, KKP mendapatkan alokasi anggaran mencapai Rp 10,5 triliun.
Sedangkan pagu anggaran KKP diusulkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016 sebesar Rp 15,8 triliun, naik sekitar 50 persen dibandingkan APBNP 2015. (Dny/Gdn)
Penyerapan Anggaran Kementerian kelautan Baru 34%
Dalam sistem e-katalog, anggaran yang dikeluarkan dalam pembelian jasa dan barang tidak dikeluarkan sebelum semua prosesnya selesai.
Diperbarui 15 Sep 2015, 20:12 WIBDiterbitkan 15 Sep 2015, 20:12 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Puncak Pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan Diprediksi Terjadi pada 2 April 2025
Final Destination Bloodlines Rilis Trailer Resmi, Berikut Sinopsis dan Jadwal Tayangnya
Jadwal Sholat dan Imsakiyah Ramadhan DKI Jakarta, Jawa dan Seluruh Indonesia Hari Ini Minggu 30 Maret 2025
Resep Praktis Asinan Salak, Kudapan Segar untuk Kumpul Lebaran
Kritik Tajam Ustadz Abdul Somad soal Rendang Willie Salim yang Hilang di Palembang
21 Warga Binaan Umat Hindu di Jatim Peroleh Remisi Nyepi 2025
Alhamdulillah, Jalur Mudik Selatan via Limbangan-Malangbong 'Zero Accident'
Perayaan Nyepi Tak Ganggu Pelaksanaan Angkutan Lebaran 2025
Libur Lebaran, Ini Deretan Acara Syawalan 2025 di Jawa Tengah
Puncak Arus Mudik Jalur Selatan sudah Lewat, CB One Way Sukses Tekan Kemacetan Parah Jalur Limbangan-Malangbong
Gempa Mematikan di Myanmar, Simak Peringatan Ustadz Adi Hidayat tentang Lindu
6 Tradisi Menyambut Lebaran di Indonesia, dari Grebeg Syawal sampai Tari Topeng