Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) akan merekrut eks honorer K2 untuk jadi pegawai negeri sipil (PNS) secara bertahap. Hal tersebut setelah menerima aspirasi dari aksi massa eks honorer K2.
Menteri PAN-RB, Yuddy Chrisnandi mengatakan, perekrutan dilakukan secara bertahap menimbang jumlah pegawai eks honorer K2 yang mencapai 440 ribu orang. Total anggaran yang dibutuhkan untuk merekrut eks honorer K2 tersebut mencapai Rp 34 triliun.
"Oleh karena itu, proses rekrutmennya dilakukan bertahap karena menyangkut keterbatasan anggaran," kata dia dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (16/9/2015).
Dalam perekrutan ini, Kementerian PAN-RB akann memperhatikan ketentuan yang berlaku yakni proses verifikasi ulang guna memastikan orang-orang tersebut tepat menyandang status PNS.
Lalu, Kementerian PAN-RB yang memberikan izin prinsip perumusan kepegawaian harus didukung dengan usulan kebutuhan kepegawaian, dan yang menyampaikan itu Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Tak hanya itu, perekrutan ini juga mengacu kepada Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang prosesnya melalui perencanaan dan proses seleksi dilakukan di antara sesama tenaga honorer K2.
Memang, perekrutan ini tak menutup adanya risiko. Yuddy menyebut ada dua resiko yang bisa terjadi, yakni pengembangan SDM aparatur relatif melambat dan adanya peningkatan belanja pegawai.
"Dari pertimbangan-pertimbangan yang kami lakukan, selaku Menteri PAN-RB yang bertanggungjawab dalam merumuskan kebijakan kepegawaian secara nasional dan terhadap masalah honorer, maka kami meminta dukungan dan persetujuan DPR lebih lanjut," tandas dia. (Amd/Gdn)
Pemerintah Akan Rekrut Pegawai Honorer Secara Bertahap
Perekrutan dilakukan secara bertahap menimbang jumlah pegawai eks honorer K2 yang mencapai 440 ribu orang.
Diperbarui 16 Sep 2015, 09:44 WIBDiterbitkan 16 Sep 2015, 09:44 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Terkait Wasiat Ray Sahetapy, Ada Wacana Pemindahan Makam ke Sulawesi, UAS dan Buya Yahya Jelaskan Hukumnya dalam Islam
Kapolda Jatim Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran terjadi Sabtu dan Minggu
Timnas Indonesia U-17 Cetak Sejarah di Piala Asia U-17 2025, Erick Thohir: Masih Ada 2 Laga Penting
Bungkam Korea Selatan di Piala Asia U-17 2025, Timnas Indonesia U-17 Cetak 2 Rekor Baru
Hasil Piala Asia U-17 2025 Korea Selatan U17 vs Timnas Indonesia U17: Garuda Muda Petik Kemenangan Bersejarah
Fenomena Arus Balik dan Tantangan 15 Ribu Pendatang Baru, Jadi Beban atau Berkah Jakarta?
Jaga Silaturahmi, Desa-desa di Bantul Gelar Kesenian Tradisi dan Lomba
Ritual Adat Seblang Olehsari 2025 Sudah Dimulai, Catat Tanggalnya!
5 Pemimpin Negara ASEAN Bicara Soal Penerapan Tarif Impor Donald Trump, Ini Harapannya
Kuasa Hukum Sebut Rumah Tangga Ridwan Kamil Masih Harmonis
Kabaharkam Pastikan Pemudik Sepeda Motor Dapat Pelayanan Maksimal
Hasil Piala Asia U-17 2025 Korea Selatan U17 vs Timnas Indonesia U17: Garuda Muda Redam Negeri Gingseng di Babak Pertama