BBM Pertamax RON 92 Bukan Oplosan, Ini Buktinya

Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat dan beberapa media, Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) menegaskan tidak ada pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax.

oleh Septian Deny Diperbarui 26 Feb 2025, 10:15 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2025, 10:15 WIB
Harga BBM Naik, Pertalite Jadi Rp 10.000, Pertamax Jadi 14.500, Solar Jadi 6.800
Sejumlah kendaraan mengantri di SPBU kawasan Kuningan, Jakarta, Sabtu (3/9/2022). Pemerintah akhirnya menaikan harga BBM bersubsidi, Adapun harga BBM yang mengalami kenaikan yaitu Pertalite menjadi Rp 10.000 per liter, harga solar menjadi Rp 6.800 per liter dan Pertamax menjadi Rp 14.500 per liter. (Liputan6.com/Faizal Fanani)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat dan beberapa media, Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) menegaskan tidak ada pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax.

Kualitas BBM Pertamax dipastikan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah yakni RON 92.

“Produk yang masuk ke terminal BBM Pertamina merupakan produk jadi yang sesuai dengan RON masing-masing, Pertalite memiliki RON 90 dan Pertamax memiliki RON 92. Spesifikasi yang disalurkan ke masyarakat dari awal penerimaan produk di terminal Pertamina telah sesuai dengan ketentuan pemerintah,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari, Rabu (26/2/2025).

Heppy melanjutkan, treatment yang dilakukan di terminal utama BBM adalah proses injeksi warna (dyes) sebagai pembeda produk agar mudah dikenali masyarakat. Selain itu juga ada injeksi additive yang berfungsi untuk meningkatkan performance produk Pertamax.

"Jadi bukan pengoplosan atau mengubah RON. Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas Pertamax," jelas Heppy.

Pertamina Patra Niaga melakukan prosedur dan pengawasan yang ketat dalam melaksanakan kegiatan Quality Control (QC). Distribusi BBM Pertamina juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

"Kami menaati prosedur untuk memastikan kualitas dan dalam distribusinya juga diawasi oleh Badan Pengatur Hilir Migas,” tutur Heppy.

Heppy melanjutkan, Pertamina berkomitmen menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) untuk penyediaan produk yang dibutuhkan konsumen.

4 Cara Membedakan Bensin Oplosan dan Asli

Harga BBM Naik, Pertalite Jadi Rp 10.000, Pertamax Jadi 14.500, Solar Jadi 6.800
Sejumlah kendaraan mengantri di SPBU kawasan Kuningan, Jakarta, Sabtu (3/9/2022). Pemerintah akhirnya menaikan harga BBM bersubsidi, Adapun harga BBM yang mengalami kenaikan yaitu Pertalite menjadi Rp 10.000 per liter, harga solar menjadi Rp 6.800 per liter dan Pertamax menjadi Rp 14.500 per liter. (Liputan6.com/Faizal Fanani)... Selengkapnya

Ketika mengisi bahan bakar kendaraan, penting untuk memastikan bahwa Anda menggunakan bensin yang berkualitas. Namun, tidak semua bensin yang dijual di pasaran adalah bensin asli.

Bensin oplosan, atau bensin yang dicampur dengan zat lain, bisa merusak mesin kendaraan dan berpotensi membahayakan keselamatan Anda.

Lalu, bagaimana cara membedakan bensin asli dan bensin oplosan? Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda coba.

1. Lakukan Uji Penguapan

Salah satu cara paling sederhana untuk membedakan bensin asli dan oplosan adalah dengan melakukan uji penguapan menggunakan jari.

Caranya, celupkan jari Anda ke dalam bensin. Jika bensin tersebut asli, maka ia akan cepat menguap dan tidak meninggalkan jejak lengket di jari Anda. Sebaliknya, jika bensin terasa lengket atau tidak berubah setelah beberapa detik, kemungkinan besar itu adalah bensin oplosan.

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa bensin asli memiliki sifat mudah menguap, sementara bensin oplosan biasanya dicampur dengan zat lain yang lebih sulit menguap.

2. Warna Bensis

Selain uji penguapan, Anda juga bisa memeriksa warna bensin. Setiap jenis bensin memiliki warna khas yang membedakannya.

Misalnya, bensin premium biasanya berwarna kuning cerah, Pertalite berwarna hijau, Pertamax merah (mirip sirup), dan Pertamax 92 berwarna biru tua.

Jika Anda menemukan bensin dengan warna yang berbeda atau tidak konsisten, ada kemungkinan itu adalah bensin oplosan. Perhatikan warna bensin saat Anda mengisi bahan bakar agar tidak tertipu.

3. Amati Endapan

Penyediaan Penggantian dan Battery Swapping Station di SPBU
Petugas SPBU melayani pengendara mobil di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Battery Swapping Station SPBU Pertamina, MT. Haryono, Jakarta, Senin (7/11/2022). Sejak pemerintah resmi menaikkan harga BBM mulai dari pertalite, solar dan pertamax, kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai alternatif kendaraan kembali ramai dibicarakan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)... Selengkapnya

Selanjutnya, Anda juga bisa mengamati endapan di dasar botol bensin. Bensin asli yang berkualitas tinggi tidak akan meninggalkan endapan, sedangkan bensin oplosan biasanya akan meninggalkan endapan yang menunjukkan adanya pencampuran dengan zat lain. Jika Anda melihat endapan di dasar botol, sebaiknya jangan gunakan bensin tersebut.

4. Uji Koran

Selain itu, Anda bisa melakukan uji dengan koran untuk mengetahui kualitas bensin. Teteskan sedikit bensin ke koran dan perhatikan reaksinya.

Jika tinta koran luntur, itu adalah tanda bahwa bensin tersebut telah dicampur dengan zat lain, seperti minyak tanah, yang dapat merusak tinta. Bensin asli tidak akan menyebabkan tinta luntur, sehingga ini bisa menjadi indikator yang cukup akurat.

Infografis 4 Persiapan Pertamina Batasi Pembelian BBM Subsidi. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 4 Persiapan Pertamina Batasi Pembelian BBM Subsidi. (Liputan6.com/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya