Liputan6.com, Jakarta Memastikan status aktif BPJS Kesehatan merupakan langkah penting dalam menjaga keberlangsungan perlindungan kesehatan Anda. Dengan perkembangan teknologi, kini tersedia beragam metode untuk melakukan pengecekan status kepesertaan BPJS Kesehatan dengan mudah dan cepat. Artikel ini akan membahas secara komprehensif berbagai cara untuk memeriksa apakah BPJS Kesehatan Anda masih aktif atau tidak, serta memberikan informasi penting seputar kepesertaan BPJS Kesehatan.
Pengertian BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan merupakan badan hukum publik yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan memiliki tugas untuk menyelenggarakan jaminan kesehatan nasional bagi seluruh rakyat Indonesia. Dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011, BPJS Kesehatan mulai beroperasi pada 1 Januari 2014.
Program ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan dalam bentuk manfaat pemeliharaan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. BPJS Kesehatan mengelola kepesertaan dan pembiayaan jaminan kesehatan yang sebelumnya diselenggarakan pemerintah dalam program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), jaminan kesehatan untuk TNI/Polri, dan Jaminan Kesehatan Pegawai Negeri Sipil.
Advertisement
Manfaat BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan menawarkan berbagai manfaat bagi pesertanya, di antaranya:
- Pelayanan kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas dan klinik
- Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan di rumah sakit
- Pelayanan gawat darurat
- Pelayanan obat, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai
- Pelayanan ambulans
- Pelayanan skrining kesehatan
- Pelayanan kesehatan lain yang ditetapkan oleh Menteri
Dengan adanya jaminan kesehatan ini, masyarakat dapat memperoleh akses ke layanan kesehatan yang berkualitas tanpa khawatir akan biaya yang tinggi. Hal ini sangat penting terutama dalam situasi darurat atau ketika menghadapi penyakit kronis yang membutuhkan perawatan jangka panjang.
Cara Cek BPJS Kesehatan Online
Di era digital ini, BPJS Kesehatan telah menyediakan berbagai platform online untuk memudahkan peserta dalam mengecek status kepesertaan mereka. Berikut adalah beberapa metode yang dapat Anda gunakan:
1. Melalui Aplikasi Mobile JKN
Aplikasi Mobile JKN merupakan cara termudah dan tercepat untuk memeriksa status aktif BPJS Kesehatan. Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh dan pasang aplikasi Mobile JKN di perangkat ponsel pintar Anda melalui Google Play Store atau Apple App Store.
- Buka aplikasi dan lakukan pendaftaran akun baru jika Anda belum memilikinya. Gunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan nomor ponsel yang terdaftar di database BPJS Kesehatan.
- Setelah berhasil membuat akun atau jika Anda sudah memiliki akun, lakukan proses login.
- Di halaman utama aplikasi, cari dan pilih menu "Cek Kepesertaan" atau "Info Peserta".
- Aplikasi akan menampilkan informasi lengkap mengenai status kepesertaan Anda, termasuk apakah status Anda aktif atau tidak.
2. Melalui Website Resmi BPJS Kesehatan
Bagi mereka yang lebih nyaman menggunakan komputer, website resmi BPJS Kesehatan menyediakan layanan pengecekan status kepesertaan yang mudah diakses. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka browser web Anda dan kunjungi situs resmi BPJS Kesehatan di alamat https://www.bpjs-kesehatan.go.id/.
- Di halaman utama, cari dan klik menu "Cek Kepesertaan" atau "Layanan".
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Anda pada kolom yang tersedia.
- Isikan tanggal lahir sesuai dengan format yang diminta (biasanya DD-MM-YYYY).
- Lengkapi captcha atau verifikasi keamanan lainnya yang mungkin diminta.
- Klik tombol "Cari" atau "Periksa".
- Sistem akan memproses permintaan Anda dan menampilkan informasi status kepesertaan beserta detail lainnya.
3. Melalui Layanan WhatsApp BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan pengecekan status kepesertaan melalui aplikasi pesan instan WhatsApp. Berikut caranya:
- Buka aplikasi WhatsApp di ponsel Anda.
- Tambahkan nomor resmi layanan BPJS Kesehatan (08118165165) ke daftar kontak Anda.
- Mulai percakapan baru dengan nomor tersebut.
- Kirim pesan dengan format: CEK#NomorBPJS#TanggalLahir (format tanggal lahir: DDMMYYYY).
- Contoh: CEK#0001234567890#05121990 (untuk peserta dengan nomor BPJS 0001234567890 dan tanggal lahir 5 Desember 1990).
- Tunggu beberapa saat, sistem akan memproses permintaan Anda.
- Anda akan menerima balasan otomatis berisi informasi status keaktifan BPJS Kesehatan Anda beserta detail lainnya.
Advertisement
Cara Cek BPJS Kesehatan Offline
Meskipun metode online sangat praktis, beberapa orang mungkin lebih nyaman dengan cara tradisional. Berikut adalah beberapa cara untuk mengecek status BPJS Kesehatan secara offline:
1. Melalui BPJS Kesehatan Care Center 165
Bagi peserta yang lebih nyaman berkomunikasi langsung dengan petugas, BPJS Kesehatan menyediakan layanan Care Center yang dapat dihubungi melalui nomor 165. Berikut langkah-langkahnya:
- Siapkan pulsa yang cukup di ponsel Anda.
- Hubungi nomor 165 dari telepon Anda.
- Tunggu hingga tersambung dengan sistem otomatis VIKA (Voice Interactive JKN).
- Tekan angka 1 untuk memilih layanan informasi kepesertaan.
- Ikuti petunjuk suara untuk memasukkan nomor peserta BPJS Kesehatan atau NIK Anda.
- Masukkan tanggal lahir sesuai format yang diminta oleh sistem.
- Dengarkan informasi yang diberikan oleh sistem mengenai status keaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan Anda.
2. Melalui Kantor Cabang BPJS Kesehatan
Anda juga dapat mengunjungi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat untuk mengecek status kepesertaan Anda. Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat di wilayah Anda.
- Bawa kartu identitas resmi seperti KTP atau SIM, serta kartu BPJS Kesehatan Anda jika ada.
- Ambil nomor antrean di loket pelayanan.
- Saat giliran Anda tiba, sampaikan kepada petugas bahwa Anda ingin melakukan pengecekan status kepesertaan.
- Berikan informasi yang diperlukan seperti NIK atau nomor kartu BPJS Kesehatan Anda.
- Petugas akan melakukan pengecekan di sistem dan memberikan informasi mengenai status keaktifan kepesertaan Anda.
3. Melalui Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas, klinik, atau dokter keluarga yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan juga dapat membantu Anda dalam melakukan pengecekan status kepesertaan. Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi FKTP tempat Anda terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
- Bawa kartu identitas dan kartu BPJS Kesehatan Anda.
- Sampaikan kepada petugas administrasi bahwa Anda ingin melakukan pengecekan status kepesertaan BPJS Kesehatan.
- Petugas akan meminta kartu BPJS Kesehatan atau NIK Anda.
- Mereka akan melakukan pengecekan melalui sistem yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.
- Petugas akan menginformasikan status keaktifan kepesertaan Anda.
Penyebab BPJS Kesehatan Tidak Aktif
Ada beberapa alasan mengapa status BPJS Kesehatan Anda mungkin menjadi tidak aktif:
- Tunggakan Iuran: Penyebab paling umum adalah keterlambatan atau kegagalan dalam membayar iuran bulanan. BPJS Kesehatan akan menonaktifkan status kepesertaan jika terdapat tunggakan.
- Perubahan Status Kepegawaian: Jika Anda berhenti bekerja atau pindah pekerjaan, status kepesertaan Anda mungkin terpengaruh, terutama jika sebelumnya terdaftar melalui perusahaan.
- Kesalahan Administrasi: Terkadang, kesalahan dalam input data atau pembaruan sistem dapat menyebabkan status menjadi tidak aktif.
- Masa Berlaku Kartu Habis: Meskipun jarang terjadi, ada kemungkinan status menjadi tidak aktif jika masa berlaku kartu BPJS Kesehatan Anda telah habis dan belum diperpanjang.
- Perubahan Data Pribadi: Jika ada perubahan data pribadi seperti alamat atau status pernikahan yang tidak dilaporkan, hal ini bisa mempengaruhi status kepesertaan.
Advertisement
Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan
Jika status BPJS Kesehatan Anda tidak aktif, berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk mengaktifkannya kembali:
- Bayar Tunggakan: Jika penyebabnya adalah tunggakan iuran, segera lunasi semua tunggakan melalui kanal pembayaran yang tersedia.
- Kunjungi Kantor BPJS: Datang ke kantor BPJS Kesehatan terdekat dengan membawa dokumen pendukung seperti KTP, KK, dan bukti pembayaran iuran terakhir.
- Perbarui Data: Jika ada perubahan data pribadi, lakukan pembaruan data di kantor BPJS Kesehatan atau melalui aplikasi Mobile JKN.
- Hubungi Care Center: Jika masalah persists, hubungi BPJS Kesehatan Care Center di 165 untuk bantuan lebih lanjut.
- Daftar Ulang: Dalam beberapa kasus, Anda mungkin perlu melakukan pendaftaran ulang sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Tips Menjaga Keaktifan BPJS Kesehatan
Untuk memastikan status BPJS Kesehatan Anda tetap aktif, ikuti tips berikut:
- Bayar Iuran Tepat Waktu: Pastikan untuk membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya.
- Gunakan Auto-debit: Manfaatkan layanan auto-debit dari bank untuk pembayaran iuran otomatis.
- Cek Status Secara Rutin: Lakukan pengecekan status kepesertaan secara berkala, minimal setiap 3 bulan.
- Perbarui Data: Segera laporkan perubahan data pribadi seperti alamat atau status pekerjaan.
- Simpan Bukti Pembayaran: Selalu simpan bukti pembayaran iuran sebagai cadangan jika terjadi kesalahan sistem.
- Pahami Hak dan Kewajiban: Pelajari dengan baik hak dan kewajiban Anda sebagai peserta BPJS Kesehatan.
Advertisement
Memahami Kelas Kepesertaan BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan membagi kepesertaan menjadi beberapa kelas yang menentukan besaran iuran dan fasilitas yang diterima:
- Kelas 1: Iuran tertinggi dengan fasilitas kamar perawatan kelas 1 di rumah sakit.
- Kelas 2: Iuran menengah dengan fasilitas kamar perawatan kelas 2.
- Kelas 3: Iuran terendah dengan fasilitas kamar perawatan kelas 3.
Penting untuk diingat bahwa perbedaan kelas ini hanya berlaku untuk layanan rawat inap. Untuk layanan rawat jalan dan layanan kesehatan lainnya, semua peserta mendapatkan standar pelayanan yang sama.
Prosedur Penggunaan BPJS Kesehatan
Untuk menggunakan layanan BPJS Kesehatan, ikuti prosedur berikut:
- Kunjungi FKTP: Mulailah dengan mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdaftar di kartu BPJS Anda.
- Tunjukkan Kartu: Saat mendaftar, tunjukkan kartu BPJS Kesehatan dan identitas diri Anda.
- Dapatkan Pelayanan: Ikuti prosedur pemeriksaan dan pengobatan yang diberikan oleh FKTP.
- Rujukan (jika diperlukan): Jika diperlukan perawatan lanjutan, FKTP akan memberikan rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan.
- Rawat Inap: Untuk rawat inap, Anda akan ditempatkan sesuai dengan kelas kepesertaan Anda.
Advertisement
Mitos dan Fakta Seputar BPJS Kesehatan
Berikut beberapa mitos dan fakta tentang BPJS Kesehatan:
- Mitos: BPJS Kesehatan hanya untuk orang miskin. Fakta: BPJS Kesehatan adalah program jaminan kesehatan untuk seluruh warga negara Indonesia.
- Mitos: Layanan BPJS Kesehatan selalu lambat dan berkualitas rendah. Fakta: Kualitas layanan tergantung pada fasilitas kesehatan, bukan pada status kepesertaan BPJS.
- Mitos: Peserta BPJS tidak bisa memilih dokter atau rumah sakit. Fakta: Peserta dapat memilih FKTP dan dapat dirujuk ke rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengaktifkan kembali BPJS Kesehatan yang tidak aktif?A: Setelah melunasi tunggakan, status kepesertaan biasanya aktif kembali dalam 1-2 hari kerja.
Q: Apakah saya bisa menggunakan BPJS Kesehatan di luar kota?A: Ya, Anda dapat menggunakan BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS di seluruh Indonesia.
Q: Bagaimana cara mengganti kelas kepesertaan BPJS Kesehatan?A: Anda dapat mengajukan perubahan kelas kepesertaan melalui aplikasi Mobile JKN atau dengan mengunjungi kantor BPJS Kesehatan terdekat.
Advertisement
Kesimpulan
Memastikan status aktif BPJS Kesehatan Anda adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan diri sendiri serta keluarga. Dengan berbagai metode pengecekan yang tersedia, baik secara online maupun offline, kini lebih mudah bagi setiap peserta untuk memantau status kepesertaannya. Ingatlah untuk selalu membayar iuran tepat waktu dan memperbarui data pribadi Anda secara berkala untuk menghindari masalah ketidakaktifan. Dengan memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan secara optimal, Anda dapat memperoleh akses ke perawatan kesehatan yang berkualitas tanpa khawatir akan beban finansial yang berlebihan.
