Trik Matematika Pecahan, Cara Mudah Menguasai Operasi Hitung

Pelajari trik matematika pecahan untuk menguasai operasi hitung dengan mudah. Temukan cara cepat dan efektif menyelesaikan soal pecahan di sini!

oleh Ayu Rifka Sitoresmi Diperbarui 27 Mar 2025, 09:21 WIB
Diterbitkan 27 Mar 2025, 08:30 WIB
trik matematika pecahan
trik matematika pecahan ©Ilustrasi dibuat AI... Selengkapnya
Daftar Isi

Liputan6.com, Jakarta Pecahan merupakan salah satu materi dasar dalam matematika yang sangat penting untuk dikuasai. Namun bagi sebagian orang, operasi hitung pecahan seringkali dianggap rumit dan membingungkan. Padahal dengan memahami beberapa trik dan konsep dasarnya, kita bisa menyelesaikan soal-soal pecahan dengan lebih mudah dan cepat.

Salah satunya adalah menyamakan penyebut dengan cara cepat saat menjumlahkan atau mengurangkan pecahan. Trik lain yang berguna adalah cara cepat mengalikan pecahan tanpa mengalikan langsung. Untuk membandingkan pecahan dengan mudah, gunakan "trik silang".

Artikel ini akan membahas berbagai trik matematika pecahan yang bisa membantu Anda menguasai operasi hitung pecahan dengan lebih baik.

Promosi 1

Pengertian dan Jenis-Jenis Pecahan

Sebelum membahas trik-trik menghitung pecahan, mari kita pahami dulu pengertian dan jenis-jenis pecahan:

Pecahan adalah bilangan yang menggambarkan bagian dari keseluruhan, disimbolkan dengan a/b di mana a adalah pembilang dan b adalah penyebut (b ≠ 0). Pecahan menunjukkan hasil bagi antara pembilang dan penyebut.

Ada beberapa jenis pecahan yang perlu diketahui:

  • Pecahan biasa: Pecahan dengan pembilang lebih kecil dari penyebut, misalnya 3/4, 2/5
  • Pecahan campuran: Gabungan bilangan bulat dan pecahan biasa, misalnya 1 2/3, 2 3/4
  • Pecahan desimal: Pecahan yang ditulis dengan tanda koma, misalnya 0,5 ; 1,25
  • Pecahan persen: Pecahan yang dinyatakan dalam bentuk perseratus, misalnya 25%, 80%

Memahami jenis-jenis pecahan ini penting sebagai dasar untuk melakukan berbagai operasi hitung pecahan. Selanjutnya kita akan membahas trik-trik untuk menyelesaikan operasi hitung pecahan dengan lebih mudah.

Trik Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan

Penjumlahan dan pengurangan pecahan seringkali dianggap rumit, terutama jika penyebutnya berbeda. Namun dengan beberapa trik berikut, Anda bisa menyelesaikannya dengan lebih mudah:

1. Menyamakan Penyebut

Langkah pertama dalam menjumlahkan atau mengurangkan pecahan adalah menyamakan penyebutnya. Ada dua cara untuk melakukan ini: 

 

  • Mencari KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) dari penyebut-penyebut yang ada

 

 

  • Mengalikan penyebut-penyebut yang berbeda 

Contoh:

1/2 + 1/3 = ?

Cara 1 (KPK):

KPK dari 2 dan 3 adalah 6, sehingga:

1/2 = 3/6

1/3 = 2/6

3/6 + 2/6 = 5/6

Cara 2 (Perkalian penyebut):

1/2 + 1/3 = (1x3)/(2x3) + (1x2)/(3x2) = 3/6 + 2/6 = 5/6

2. Mengubah Pecahan Campuran Menjadi Pecahan Biasa

Jika ada pecahan campuran, ubah dulu menjadi pecahan biasa sebelum dijumlahkan atau dikurangkan.

Contoh:

2 1/4 - 1 1/3 = ?

Ubah ke pecahan biasa:

2 1/4 = 9/4

1 1/3 = 4/3

Samakan penyebut (KPK 4 dan 3 = 12):

9/4 = 27/12

4/3 = 16/12

27/12 - 16/12 = 11/12

3. Trik Cepat untuk Pecahan Berpenyebut 10, 100, 1000

Untuk pecahan dengan penyebut 10, 100, atau 1000, kita bisa menggunakan trik cepat dengan mengabaikan penyebut dan menghitung pembilangnya saja.

Contoh:

3/10 + 5/10 = 8/10 = 0,8

25/100 + 40/100 = 65/100 = 0,65

Dengan menguasai trik-trik ini, Anda akan lebih mudah dan cepat dalam menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan pecahan. Latihan rutin akan membuat Anda semakin terampil menggunakan trik-trik tersebut.

Trik Perkalian Pecahan

Perkalian pecahan sebenarnya lebih sederhana dibandingkan penjumlahan atau pengurangan. Namun, ada beberapa trik yang bisa membuat proses perhitungan menjadi lebih efisien:

1. Mengalikan Langsung Pembilang dengan Pembilang dan Penyebut dengan Penyebut

Trik dasar dalam perkalian pecahan adalah mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. Ini berlaku untuk semua jenis pecahan.

Contoh:

2/3 x 3/4 = (2x3) / (3x4) = 6/12 = 1/2

2. Menyederhanakan Sebelum Mengalikan

Sebelum melakukan perkalian, coba sederhanakan pecahan terlebih dahulu jika memungkinkan. Ini akan membuat perhitungan lebih mudah.

Contoh:

4/5 x 10/12

Sederhanakan dulu:

4/5 x 5/6 = 4/6 = 2/3

3. Trik Cepat untuk Perkalian dengan Pecahan 1/2, 1/4, 1/5, dll

Untuk perkalian dengan pecahan sederhana seperti 1/2, 1/4, atau 1/5, gunakan trik berikut: 

 

  • Mengalikan dengan 1/2 sama dengan membagi 2

 

 

  • Mengalikan dengan 1/4 sama dengan membagi 4

 

 

  • Mengalikan dengan 1/5 sama dengan membagi 5 

Contoh:

24 x 1/2 = 24 : 2 = 12

35 x 1/4 = 35 : 4 = 8,75

4. Mengubah Pecahan Campuran Menjadi Pecahan Biasa

Jika ada pecahan campuran, ubah dulu menjadi pecahan biasa sebelum dikalikan.

Contoh:

2 1/3 x 1 1/2 = ?

Ubah ke pecahan biasa:

2 1/3 = 7/3

1 1/2 = 3/2

7/3 x 3/2 = 21/6 = 3 1/2

5. Trik Perkalian Pecahan Desimal

Untuk perkalian pecahan desimal, kalikan seperti bilangan bulat, lalu hitung jumlah angka di belakang koma dari kedua bilangan yang dikalikan untuk menentukan posisi koma pada hasil akhir.

Contoh:

0,25 x 0,4 = 10 : 100 = 0,10

Dengan menguasai trik-trik perkalian pecahan ini, Anda akan lebih cepat dan efisien dalam menyelesaikan soal-soal yang melibatkan operasi perkalian pecahan. Ingatlah untuk selalu menyederhanakan hasil akhir jika memungkinkan.

Trik Pembagian Pecahan

Pembagian pecahan sering dianggap sebagai operasi yang paling sulit di antara operasi hitung pecahan lainnya. Namun, dengan beberapa trik berikut, Anda bisa menyelesaikan soal pembagian pecahan dengan lebih mudah:

1. Mengubah Pembagian Menjadi Perkalian dengan Kebalikannya

Trik utama dalam pembagian pecahan adalah mengubahnya menjadi perkalian dengan kebalikan (reciprocal) dari pembagi. Rumusnya adalah:

a/b ÷ c/d = a/b x d/c

Contoh:

3/4 ÷ 2/5 = 3/4 x 5/2 = 15/8 = 1 7/8

2. Menyederhanakan Sebelum Membagi

Seperti pada perkalian, sebelum melakukan pembagian, coba sederhanakan pecahan terlebih dahulu jika memungkinkan.

Contoh:

8/12 ÷ 2/3

Sederhanakan dulu:

2/3 ÷ 2/3 = 2/3 x 3/2 = 1

3. Trik Cepat untuk Pembagian dengan Pecahan 1/2, 1/4, 1/5, dll

Untuk pembagian dengan pecahan sederhana seperti 1/2, 1/4, atau 1/5, gunakan trik berikut: 

 

  • Membagi dengan 1/2 sama dengan mengalikan 2

 

 

  • Membagi dengan 1/4 sama dengan mengalikan 4

 

 

  • Membagi dengan 1/5 sama dengan mengalikan 5 

Contoh:

12 ÷ 1/2 = 12 x 2 = 24

15 ÷ 1/4 = 15 x 4 = 60

4. Mengubah Pecahan Campuran Menjadi Pecahan Biasa

Jika ada pecahan campuran, ubah dulu menjadi pecahan biasa sebelum dibagi.

Contoh:

3 1/2 ÷ 1 1/4 = ?

Ubah ke pecahan biasa:

3 1/2 = 7/2

1 1/4 = 5/4

7/2 ÷ 5/4 = 7/2 x 4/5 = 28/10 = 2 4/5

5. Trik Pembagian Pecahan Desimal

Untuk pembagian pecahan desimal, ubah dulu menjadi pecahan biasa, lalu gunakan metode pembagian pecahan biasa.

Contoh:

0,75 ÷ 0,25 = 75/100 ÷ 25/100 = 75/100 x 100/25 = 3

Dengan menguasai trik-trik pembagian pecahan ini, Anda akan lebih percaya diri dalam menghadapi soal-soal yang melibatkan operasi pembagian pecahan. Ingatlah bahwa kunci utamanya adalah mengubah pembagian menjadi perkalian dengan kebalikannya.

Trik Mengubah Bentuk Pecahan

Kemampuan mengubah bentuk pecahan sangat penting dalam menyelesaikan berbagai soal matematika. Berikut beberapa trik untuk mengubah bentuk pecahan dengan mudah:

1. Mengubah Pecahan Biasa Menjadi Pecahan Desimal

Untuk mengubah pecahan biasa menjadi pecahan desimal, bagi pembilang dengan penyebut.

Contoh:

3/4 = 3 ÷ 4 = 0,75

5/8 = 5 ÷ 8 = 0,625

2. Mengubah Pecahan Desimal Menjadi Pecahan Biasa

Untuk mengubah pecahan desimal menjadi pecahan biasa: 

 

  • Tulis angka desimal sebagai pembilang

 

 

  • Tulis 1 diikuti nol sebanyak angka di belakang koma sebagai penyebut

 

 

  • Sederhanakan jika memungkinkan 

Contoh:

0,75 = 75/100 = 3/4

0,625 = 625/1000 = 5/8

3. Mengubah Pecahan Biasa Menjadi Persen

Untuk mengubah pecahan biasa menjadi persen, kalikan pecahan dengan 100%.

Contoh:

3/4 = 3/4 x 100% = 75%

5/8 = 5/8 x 100% = 62,5%

4. Mengubah Persen Menjadi Pecahan Biasa

Untuk mengubah persen menjadi pecahan biasa: 

 

  • Tulis angka persen sebagai pembilang

 

 

  • Tulis 100 sebagai penyebut

 

 

  • Sederhanakan jika memungkinkan 

Contoh:

75% = 75/100 = 3/4

62,5% = 62,5/100 = 5/8

5. Mengubah Pecahan Campuran Menjadi Pecahan Biasa

Untuk mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa: 

 

  • Kalikan bilangan bulat dengan penyebut

 

 

  • Tambahkan hasilnya dengan pembilang

 

 

  • Tulis hasilnya sebagai pembilang baru dengan penyebut yang sama 

Contoh:

2 3/4 = (2 x 4 + 3) / 4 = 11/4

3 1/2 = (3 x 2 + 1) / 2 = 7/2

6. Mengubah Pecahan Biasa Menjadi Pecahan Campuran

Untuk mengubah pecahan biasa menjadi pecahan campuran: 

 

  • Bagi pembilang dengan penyebut

 

 

  • Hasil bagi menjadi bilangan bulat

 

 

  • Sisa pembagian menjadi pembilang baru

 

 

  • Penyebut tetap sama 

Contoh:

11/4 = 2 3/4 (11 ÷ 4 = 2 sisa 3)

7/2 = 3 1/2 (7 ÷ 2 = 3 sisa 1)

Dengan menguasai trik-trik mengubah bentuk pecahan ini, Anda akan lebih fleksibel dalam menyelesaikan berbagai jenis soal pecahan. Latihan rutin akan membuat Anda semakin terampil dalam mengubah bentuk pecahan dengan cepat dan akurat.

Trik Menyelesaikan Soal Cerita Pecahan

Soal cerita pecahan seringkali menjadi momok bagi banyak siswa. Namun dengan beberapa trik berikut, Anda bisa menyelesaikan soal cerita pecahan dengan lebih mudah:

1. Identifikasi Informasi Penting

Langkah pertama adalah membaca soal dengan teliti dan mengidentifikasi informasi penting yang diberikan. Garis bawahi atau catat angka-angka dan kata kunci yang relevan dengan pertanyaan.

2. Tentukan Operasi Hitung yang Diperlukan

Berdasarkan informasi yang diberikan dan pertanyaan yang diajukan, tentukan operasi hitung apa yang diperlukan (penjumlahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian).

3. Ubah Informasi ke Bentuk Matematika

Terjemahkan informasi yang diberikan ke dalam bentuk matematika. Misalnya, "setengah" menjadi 1/2, "seperempat" menjadi 1/4, dan seterusnya.

4. Selesaikan Perhitungan Step by Step

Selesaikan perhitungan secara bertahap. Jangan ragu untuk menuliskan langkah-langkah penyelesaian secara detail.

5. Periksa Kembali Jawaban

Setelah mendapatkan jawaban, periksa kembali apakah jawaban tersebut masuk akal dan sesuai dengan konteks soal.

Contoh soal cerita:

Ibu membeli 3/4 kg apel dan 2/5 kg jeruk. Berapa kilogram total buah yang dibeli Ibu?

Penyelesaian: 

 

  • Informasi penting: 3/4 kg apel, 2/5 kg jeruk

 

 

  • Operasi yang diperlukan: Penjumlahan

 

 

  • Bentuk matematika: 3/4 + 2/5

 

 

  • Perhitungan:

 

- Samakan penyebut (KPK 4 dan 5 = 20)

- 3/4 = 15/20

- 2/5 = 8/20

- 15/20 + 8/20 = 23/20 = 1 3/20 kg

 

  • Periksa: Jawaban masuk akal karena total buah lebih dari 3/4 kg tapi kurang dari 2 kg 

Dengan latihan rutin menggunakan trik-trik ini, Anda akan semakin terampil dalam menyelesaikan soal cerita pecahan. Ingatlah bahwa kunci utamanya adalah memahami soal dengan baik dan menerjemahkannya ke dalam bentuk matematika yang tepat.

Kesalahan Umum dalam Menghitung Pecahan

Meskipun sudah mempelajari berbagai trik, masih ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan saat menghitung pecahan. Mengetahui kesalahan-kesalahan ini dapat membantu Anda menghindarinya:

1. Menjumlahkan atau Mengurangkan Pembilang dan Penyebut Secara Terpisah

Kesalahan: 1/2 + 1/3 = 2/5

Benar: 1/2 + 1/3 = 3/6 + 2/6 = 5/6

2. Mengalikan Pecahan Seperti Menjumlahkan

Kesalahan: 1/2 x 1/3 = 2/5

Benar: 1/2 x 1/3 = 1/6

3. Membagi Pecahan Tanpa Membalikkan Pembagi

Kesalahan: 1/2 ÷ 1/4 = 1/8

Benar: 1/2 ÷ 1/4 = 1/2 x 4/1 = 2

4. Menyederhanakan Pecahan Secara Tidak Tepat

Kesalahan: 4/6 = 2/3 (membagi pembilang dan penyebut dengan angka yang berbeda)

Benar: 4/6 = 2/3 (membagi pembilang dan penyebut dengan 2)

5. Mengabaikan Tanda Negatif dalam Perhitungan

Kesalahan: -1/2 + 1/3 = 2/5

Benar: -1/2 + 1/3 = -3/6 + 2/6 = -1/6

6. Salah Menginterpretasikan Pecahan Campuran

Kesalahan: 2 1/2 = 1/2

Benar: 2 1/2 = 5/2

7. Kesalahan dalam Mengubah Pecahan Desimal ke Pecahan Biasa

Kesalahan: 0,25 = 25/100

Benar: 0,25 = 25/100 = 1/4

Dengan menyadari kesalahan-kesalahan umum ini, Anda dapat lebih berhati-hati saat menghitung pecahan. Selalu periksa kembali langkah-langkah perhitungan Anda dan pastikan bahwa setiap operasi dilakukan dengan benar.

Kesimpulan

Menguasai trik matematika pecahan dapat sangat membantu dalam menyelesaikan berbagai soal matematika dengan lebih cepat dan akurat. Dari penjumlahan, pengurangan, perkalian, hingga pembagian pecahan, setiap operasi memiliki trik-trik khusus yang bisa dipelajari dan dilatih.

Beberapa poin penting yang perlu diingat:

  1. Selalu samakan penyebut saat menjumlahkan atau mengurangkan pecahan
  2. Untuk perkalian, cukup kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut
  3. Dalam pembagian, ubah menjadi perkalian dengan kebalikan pembagi
  4. Sederhanakan hasil akhir jika memungkinkan
  5. Latihan rutin adalah kunci untuk menguasai trik-trik ini

Dengan memahami dan menerapkan trik-trik yang telah dibahas, Anda akan lebih percaya diri dalam menghadapi soal-soal pecahan. Ingatlah bahwa kemampuan menghitung pecahan bukan hanya berguna dalam ujian matematika, tetapi juga memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Teruslah berlatih dan jangan ragu untuk mencoba metode-metode baru dalam menyelesaikan soal pecahan. Dengan ketekunan dan pemahaman yang baik, Anda pasti bisa menguasai operasi hitung pecahan dengan lebih baik.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya