Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berniat membubarkan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Tim bentukan Presiden Joko Widodo saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta itu akan dibubarkan saat semua sistem sudah bekerja dengan baik.
Sejak resmi menjadi orang nomor 1 di Ibukota, Ahok berkali-kali merombak susunan birokrasi di DKI Jakarta. Tujuannya agar oknum yang bermain di tubuh birokrasi bisa hilang. Dengan demikian, kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam melayani masyarakat bisa berjalan semaksimal mungkin.
"Kalau semua sistem udah jalan, perlu tim yang bertugas untuk melakukan percepatan enggak? Perlu TGUPP enggak? Enggak usah," ujar Ahok di Balaikota Jakarta, Senin (3/8/2015).
Mantan Bupati Belitung Timur itu memang masih mengkaji lebih dalam wacana ini. Bila hal itu diputuskan, para pejabat yang bergabung dalam TGUPP terpaksa distafkan. "Pejabatnya di-stafkan, udah nasib," ujar Ahok.
Jokowi membentuk TGUPP melalui Pergub Nomor 23 Tahun 2013. Dalam Pergub itu, TGUPP bekerja dan bertanggung jawab langsung kepada Gubernur. Tim bertugas untuk mendayagunakan sumber daya daerah untuk membantu Gubernur mempercepat pembangunan.
Beberapa pejabat yang menduduki posisi di TGUPP antara lain mantan Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Sarwo Handayani, mantan Kepala BKD I Made Karmayoga, dan mantan Kepala Dinas Pendidikan Taufik Yudi Mulyanto. (Ado/Rmn)
Ahok: Jika Sistem Jalan, TGUPP Bentukan Jokowi Tak Perlu Lagi
Tim bentukan Presiden Jokowi saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta itu akan dibubarkan saat semua sistem sudah bekerja dengan baik.
Diperbarui 04 Agu 2015, 00:46 WIBDiterbitkan 04 Agu 2015, 00:46 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
2,2 Juta Kendaraan Diprediksi Kembali ke Jakarta saat Arus Balik, Ini Strategi Korlantas
Cara Hilangkan Garis Merah di Word, Mudah Dipraktikkan
Cara Hilangkan Jerawat Mudah dan Efektif, Pahami Penyebabnya
One Way Lokal Diberlakukan di Jalan Tol Semarang Seksi A, B, dan C Menuju Gerbang Tol Kalikangkung
Model dan Desain Kamar Anak Perempuan yang Minimalis, Cantik dan Kece Abis
Kisah Warga Jerman Keturunan Indonesia Jadi Tentara Bundeswehr, Rindu Es Teh di Warung Klender
Tidur Lebih dari 10 Jam, Hati-Hati Bisa Memicu 5 Masalah Kesehatan Ini
Tol Cikampek Menuju Halim Macet, Polisi Imbau Warga Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Depok Gunakan Jalur Alternatif
ASIOTI: Tarif Impor Donald Trump Mengancam Infrastruktur Digital Nasional
Mengenal Warung Sedep Mantep, Kuliner Penyetan Viral di Yogyakarta
Sudah Pernah Ditolak, Arsenal Ogah Dekati Lagi Striker Aston Villa
Ternyata Ada Peluang Bagi Indonesia di Balik Tarif Impor Trump, Apa Itu?