Diduga Kena Virus Antraks, 25 Sapi di Gorontalo Mati Mendadak

Sebanyak 25 ekor sapi di Gorontalo mati mendadak akibat terkena virus antraks.

oleh Raden Trimutia Hatta diperbarui 30 Agu 2017, 07:58 WIB
Diterbitkan 30 Agu 2017, 07:58 WIB

Fokus, Gorontalo - Kematian sapi mendadak yang diduga diakibatkan bakteri antraks kembali terjadi di Kabupaten Gorontalalo. Seperti ditayangkan Fokus Pagi Indosiar, Rabu (30/8/2017), tercatat ada 25 ekor sapi di Kabupaten Gorontalo yang dilaporkan mati secara tiba-tiba dalam sepekan terakhir.

Beredar video amatir yang memperlihatkan kondisi ternak sapi mati di Kabupaten Gorontalo yang mati mendadak. Dalam sepekan terakhir, ada 25 ekor sapi milik warga di Dusun Tumbuo, Desa Tenilo, Kabupaten Gorontalo, yang dilaporkan mati mendadak.

Dinas Peternakan Kabupaten Gorontalo sudah mengidentifikasi, lima ekor bangkai sapi positif terkena antraks. Sementara 20 sapi sisanya tidak dapat diperiksa, karena pemilik sapi enggan melaporkan kasus tersebut ke dinas terkait, sehingga menyulitkan petugas melakukan upaya mengidentifikasi.

Dalam catatan data Dinas Peternakan Kabupaten Gorontalo, wabah antraks yang menyerang ternak sapi pernah terjadi pada tahun 2016 lalu. Untuk menghindari semakin meluasnya wabah antraks, dinas terkait meminta kepada seluruh peternak sapi untuk melaporkan apabila menemukan sapi yang mati mendadak agar segera dapat ditangani dengan pemberian vaksin.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya