Satu Keluarga Terjangkit Suspect Virus Tikus di Surabaya

Mereka yang terkena virus tikus biasanya mengalami demam tinggi, pegal linu seperti lumpuh layu.

oleh Sunariyah diperbarui 21 Nov 2017, 05:09 WIB
Diterbitkan 21 Nov 2017, 05:09 WIB

Liputan6.com, Surabaya - Rumah Sukatono di Jalan Dukuh Karangan Gang 5, Kelurahan Babatan, Surabaya, Jawa Timur, dibersihkan secara gotong-royong oleh warga dan sejumlah petugas Bakesbangpol Linmas.

Seperti ditayangkan Fokus Malam Indosiar, Selasa (21/11/2017), aksi bersih bersih ini dilakukan setelah satu keluarga penghuni rumah ini terjangkit suspect virus tikus atau leptospirosis.

Suparmi, istri penghuni rumah dan dua anaknya kini menjalani perawatan. Sedangkan Sukatono, sang kepala keluarga meninggal dunia pada Sabtu, 18 November 2017.

Mereka yang terkena virus tikus biasanya mengalami demam tinggi, pegal linu seperti lumpuh layu. Virus disebar melalui urine tikus saat air menggenang.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya langsung melakukan penyuluhan kepada warga untuk menghindari penyebaran wabah virus tikus ini.

Warga diminta hidup bersih dan sehat di lingkungan rumah, serta segera membawa anggota keluarga jika menderita gejala demam atau rasa ngilu ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya