Polres Garut Terus Berlakukan One Way di Jalur Rawan Kemacetan

Ia menyampaikan sistem satu arah diberlakukan di beberapa titik yang menjadi rawan kemacetan seperti di wilayah Limbangan, kemudian Bandrek, Lewo, dan Malangbong.

oleh Muhammad Ali Diperbarui 29 Mar 2025, 07:47 WIB
Diterbitkan 29 Mar 2025, 07:47 WIB
Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Jawa Barat mulai mengobral rekayasa Lalu lintas sistem one way atau satu arah di kawasan jalur utama mudik utama libur panjang Isra Mikraj dan Imlek 2025. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)
Satuan Lalu Lintas Polres Garut, Jawa Barat mulai mengobral rekayasa Lalu lintas sistem one way atau satu arah di kawasan jalur utama mudik utama libur panjang Isra Mikraj dan Imlek 2025. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Kepolisian Resor Garut terus memberlakukan sistem satu arah atau 'one way' beberapa kali untuk mengatasi kepadatan arus kendaraan di daerah rawan macet yang menjadi jalur mudik wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi mengatakan, pada pengamanan tiga hari sebelum Lebaran, Jumat pagi sampai sore sudah 10 kali memberlakukan sistem satu arah dari arah barat menuju timur.

"Betul sudah 10 kali (diberlakukan satu arah) di Jalur Limbangan-Malangbong," kata Aang dikutip dari Antara, Sabtu (29/3/2025).

Ia menyampaikan sistem satu arah diberlakukan di beberapa titik yang menjadi rawan kemacetan seperti di wilayah Limbangan, kemudian Bandrek, Lewo, dan Malangbong.

Daerah itu, kata dia, terdapat aktivitas pasar maupun persimpangan jalan yang dapat menghambat laju arus lalu lintas kendaraan pemudik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya.

"Ini bertujuan untuk mengatur arus lalu lintas guna menghindari kemacetan serta memastikan kelancaran perjalanan di beberapa titik yang mengalami kepadatan," katanya.

Ia mengatakan, arus kendaraan di jalur mudik dari arah perbatasan Garut-Bandung sampai perbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya telah terjadi peningkatan sejak, Kamis (28/3) yang seringkali terjadi kepadatan di jalur tersebut.

Upaya memberlakukan sistem satu arah, kata dia, merupakan cara bertindak dengan mengutamakan arus kendaraan yang ramai untuk melaju dalam satu arah sampai dipastikan jalur kembali lancar.

"Sistem ini diterapkan untuk mengatur arus lalu lintas agar lebih teratur, aman, dan efisien, serta untuk mengurangi kemacetan," katanya.

 

Terus Berupaya Atur Lalu Lintas Agar Tetap Lancar

 

Ia menegaskan, jajarannya akan terus berupaya untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan di jalur mudik agar tetap lancar, aman, dan selamat.

Selama pengamanan di jalur mudik itu, Aang mengimbau pengendara untuk selalu menjaga kondisi kesehatannya, kemudian mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan arahan petugas di lapangan.

"Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi arahan petugas yang bertugas dan mengikuti prosedur buka tutup jalur ini guna memastikan keselamatan bersama," katanya.

Infografis

Infografis Warning BMKG Tsunami Ancam Indonesia Saat Arus Mudik Lebaran.
Infografis Warning BMKG Tsunami Ancam Indonesia Saat Arus Mudik Lebaran. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya