Liputan6.com, Jakarta - Unit Jatanras Polres Metro Bekasi Kota meringkus dua oknum pelaku premanisme terhadap pedagang sayur di Pasar Baru Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat. Aksi tersebut dipicu uang keamanan yang tidak diberikan pedagang kepada pelaku.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Binsar Sianturi mengatakan pihaknya bergerak cepat menangkap para pelaku, usai video pengusiran tersebut viral di media sosial.
Baca Juga
"Bahwa adanya video viral yang berisi narasi ibu-ibu yang sedang berjualan di Pasar Baru Rawalumbu, Bekasi Timur, dagangannya ditendang oleh dua orang laki-laki," ujarnya, Jumat (4/4/2025).
Advertisement
Berdasarkan pemeriksaan tes urine, kedua pelaku dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
"Proses pemeriksaan masih berjalan.Dan yang paling penting dari kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti adanya laporan dari masyarakat terkait suatu tindakan premanisme," tandas Binsar.
Â
Video Pengusiran Viral
Berdasarkan video yang viral di media sosial, terlihat dua orang pria yang mengamuk ke pedagang sayur kecil di pinggiran jalan, Kamis, 3 April 2025. Keduanya mengusir sang pedagang sambil menendang dan mengacak-acak barang dagangan.
Pedagang yang diduga suami istri ini hanya bisa menuruti omongan pelaku yang menyuruh mereka pergi. Terdengar suara sang pedagang yang terus menerus meminta maaf karena takut dengan intimidasi sang preman.
Advertisement
