Kisah Desa di Mojokerto Hanya Dihuni 3 Kepala Keluarga

Tidak ada lalu lalang kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil. Satu-satunya akses masuk dan keluar desa ini adalah jembatan bambu sederhana.

oleh Switzy Sabandar Diperbarui 26 Feb 2025, 16:17 WIB
Diterbitkan 26 Feb 2025, 16:17 WIB
desa
desa ©Ilustrasi dibuat AI... Selengkapnya

Liputan6.com, Mojokerto - Desa Mojokencot di Jawa Timur menjadi wilayah yang hanya ada tiga kepala keluarga. Desa ini terletak di Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Mengutip dari berbagai sumber, Mojokencot awalnya bernama Desa Tampingrejo. Perubahan nama terjadi seiring dengan berkurangnya jumlah penduduk yang memilih meninggalkan desa.

Letak desa ini diapit oleh bukit dan dikelilingi lebatnya hutan. Sejak tahun 1971, populasi desa ini terus menyusut.

Faktor utama yang mendorong eksodus warga adalah susahnya akses. Jalur penghubung dengan desa-desa sekitar terputus dan sebagian telah berubah menjadi lahan persawahan.

Sementara itu, akses lainnya terhalang oleh sungai besar tanpa adanya jembatan permanen yang memadai. Dari sekitar 15 kepala keluarga yang dulunya menghuni kampung ini, kini hanya tersisa dua hingga tiga kepala keluarga yang masih bertahan.

Mereka menjalani kehidupan yang jauh dari hiruk pikuk modernitas. Aktivitas utama penduduk yang tersisa adalah bercocok tanam di ladang, menanam padi dan jagung yang kemudian dijual ke luar desa sebagai sumber penghasilan.

Rumah-rumah milik warga yang telah pindah kini terbengkalai dan rusak hingga dipenuhi oleh semak belukar yang tumbuh liar. Suasana sepi dan sunyi menyelimuti desa ini setiap hari.

Tidak ada lalu lalang kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil. Satu-satunya akses masuk dan keluar desa ini adalah jembatan bambu sederhana.

Dengan panjang sekitar 17 meter dan lebar hanya 1,5 meter, jembatan ini terbentang di atas sungai dengan kondisi tebing yang cukup curam. Meskipun sederhana, jembatan bambu ini menjadi penghubung bagi warga yang masih bertahan untuk berinteraksi dengan dunia luar.

Penulis: Ade Yofi Faidzun

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya