Arus Balik Lebaran 2025: Pemudik Mulai Padati Gerbang Tol Pelabuhan Bakauheni Malam Ini

Antrean panjang kendaraan juga tampak mengular di pintu masuk Tol Pelabuhan Bakauheni, meski hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

oleh Ardi Munthe Diperbarui 03 Apr 2025, 00:37 WIB
Diterbitkan 03 Apr 2025, 00:34 WIB
Pintu masuk Tol Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Foto : (Liputan6.com/Ardi).
Pintu masuk Tol Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Foto : (Liputan6.com/Ardi).... Selengkapnya

Liputan6.com, Lampung - Arus balik Lebaran 2025 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Ribuan pemudik memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada Rabu malam (2/4/2025). Antrean panjang kendaraan juga tampak mengular di pintu masuk Tol Bakauheni, meski hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, arus kendaraan terus berdatangan sejak pukul 18.00 WIB. Meski cuaca kurang bersahabat, pemudik tetap berupaya memasuki pelabuhan untuk menyeberang ke Pulau Jawa.

Meski terjadi lonjakan kendaraan, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni masih berjalan lancar. 

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syamsudin mengungkapkan bahwa kepadatan kendaraan telah terjadi sejak siang hari.

"Sejak siang tadi memang sudah terjadi peningkatan volume kendaraan. Pada malam ini, antrean kendaraan semakin terlihat di pintu masuk pelabuhan," ujarnya, Rabu (2/4/2025).

Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, pihak ASDP telah menyiapkan berbagai skema pengaturan kendaraan. Syamsudin menjelaskan bahwa Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dan Pelabuhan Wika mulai beroperasi guna mengurai kepadatan di Pelabuhan Bakauheni.

"Kami sudah menyiapkan strategi untuk arus balik ini. Kendaraan golongan 7, 8, dan 9 tetap dialihkan ke Pelabuhan BBJ, sementara kendaraan golongan 5B dan 6B akan mulai dipindahkan ke sana mulai besok. Dengan begitu, kepadatan di Pelabuhan Bakauheni bisa berkurang," jelasnya.

Terkait peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi hujan dalam sepekan ke depan, Syamsudin mengakui bahwa kondisi cuaca dapat berdampak pada kelancaran arus balik.

"Hujan deras tentu akan berpengaruh terhadap operasional di lapangan. Namun, kami tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pemudik yang akan kembali ke Pulau Jawa," tuturnya.

Puncak arus balik Lebaran 2025 diprediksi akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Para pemudik diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memperhatikan informasi cuaca dan kondisi lalu lintas sebelum menuju pelabuhan.

Promosi 1

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya