Liputan6.com, Jakarta Masih ingat dengan kejadian tahun 2023 lalu saat band The 1975 bikin geger saat tampil dalam sebuah festival musik di Malaysia? Kali ini ada update terbaru mengenai kejadian tersebut.
Seperti diketahui, Matty Healy dkk digugat oleh penyelenggara Good Vibes Festival, Future Sound Asia senilai 1,9 juta poundsterling. Acara musik ini batal karena ciuman antara Matty Healy dan sang bassist, Ross MacDonald, di negara yang melarang homoseksualitas tersebut.
Dilansir dari People, Rabu (26/2/2025) pada Senin kemarin pengadilan di London memutuskan bahwa grup band ini tak diwajibkan untuk bertanggung jawab atas ganti rugi yang diminta penyelenggara festival.
Advertisement
Sang hakin juga meminta pihak Future Sound Asia membayar biaya hukum senilai 100 ribu poundsterling, atau sekitar Rp2 miliar lebih.
Sekadar info, pihak penyelenggara menilai telah terjafi pelanggaran kontrak. Sementara pengacara Matty Healy dkk menyebut klaim ini mengada-ada dan tidak sah.
Sementara itu perwakilan band belum memberikan pernyataan saat ditanya media terkait putusan ini.
Komentar Pedas Matty Healy soal Malaysia
Sekadar pengingat, kala itu Matty Healy mengungkap kritik pedas atas kebijakan Malaysia yang menyatakan homoseksualitas adalah ilegal dan diancam hukuman bui.
"Aku bikin kesalahan saat di-booking, aku enggak memeriksanya. Sekarang menurutnya enggak ada gunanya, kan? Menurutku enggak ada gunanya mengundang The 1975 ke suatu negara yang mengatur dengan siapa kami bisa berhubungan seks," kata Matty Healy dia atas panggung.
Advertisement
Sudah Pernah Terjadi Sebelumnya
Ia menambahkan, "Dan aku juga minta maaf kalau ini menyinggung perasaan kalian, dan kalian adalah orang yang religius, namun pemerintah kalian semua...Aku enggak peduli lagi. Jika kalian menekanku, aku bakal menekan balik. Aku lagi enggak mood, ba****t," kata dia. Tak lama kemudian, ia dan MacDonald berciuman.
Dalam momen ini Matty Healy mengatakan ia sudah hendak mundur dari festival ini, tapi memutuskan untuk tetap naik panggung. Sebelumnya, kejadian serupa juga pernah terjadi pada 2019 di Dubai.
Dianggap Membahayakan LGBTQ di Malaysia
Langkah The 1975 menuai pro kontra, termasuk dari komunitas LGBTQ Malaysia. Dilansir dari kanal Citizen, komunitas LGBTQ+ Malaysia mengeluarkan kritik keras. Utas Twitter oleh Joe Lee yang sangat kritis terhadap Healy menjadi viral, dengan Lee mengatakan tindakan Healy akan memperburuk kehidupan komunitas LGBTQ + di negara itu.
“Jika ada, apa yang telah dilakukan Matt Healy dan The 1975 telah mengganggu kerja BERTAHUN-TAHUN oleh aktivis lokal yang telah mendorong perubahan dan pemahaman DAN membahayakan komunitas minoritas kami yang rentan,” tulis Lee.
Advertisement
